Ketua Dekranasda NTT Tantang GM AP I Jadikan Bandara El Tari One Stop Shopping Produk Lokal
Pasalnya pengusaha muda dan dokter ini berinovasi untuk mengolah prodak lokal yang menyasar ke pasar internasional.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Rosalina Woso
Ketua Dekranasda NTT Tantang GM AP I Jadikan Bandara El Tari One Stop Shopping Produk Lokal
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Ketua Dekranasda NTT, Ny Julie Laiskodat memuji hasil karya dari Bobby Lianto dan dr Andree Hartanto. Pasalnya pengusaha muda dan dokter ini berinovasi untuk mengolah prodak lokal yang menyasar ke pasar internasional.
"Kedua anak ini telah membantu program Pak Gub. Marungga yang saya tahunya di Semau untuk usir setan.
Padahal gizi marungta berlipat ganda. Daripada usir setan lebih baik dimakan jadi gizinya banyak, setannya juga hilang," katanya disambut tawa para undangan di Peresmian La Moringa Bandara El Tari, Kamis (19/12/2019).
Ia mengatakan sampai saat ini NTT juara 1 stunting tertinggi dan gizi terburuk, padahal NTT punya marungga yang gizinya sangat tinggi. Menurut dunia, hanya dua tempat kelor terbaik di dunia yaitu di spanyol dan NTT.
"Kita patut malu, kalau terbaik dunia tapi gizi buruk. Oleh karena itu pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dan diharapkan ada pemuda pemudi milenial sekarang yanh tolong seperti mereka," tuturnya.
Julie inginkan Bandara El Tari menjadi ikon prodak lokal dengan sistem One Stop Shopping. Dimana ada wadah di bandara untuk menampilkan berbagai produk lokal.
"Misalnya Airport Singapura. Oramg tidak datang hanya saat akan berangkat saja, tapi mereka datang untuk mencari kuliner di bandara. Jadi saat pengen makan datangnya di bandata. Jadi berikan wadah wadah untuk itu. Kita punya kopi dari 11 kabupaten, bagaimana agar kopi lokal inilah yang ada di bandara ini. Kopi laim tidak boleh ada. Ini sebagai ciri khas bandara. Sudah ada La Moringa, Gaura, kemudian harus tenun dan semua makanan lokal," terangnya.
Oleh karena itu pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Marilah bergandengan tangan, tidak perlu menyontek punya orang.
• Operasi Pekat Turangga 2019, Polres Sumba Timur Sita 943,5 Liter Miras, Sajam & Makanan Kadaluarsa
• 2.059,5 Liter Miras Pineraci dan Moke Dimusnahkan Polres Sumba Timur
"Banyak yang Tuhan berikan buat kita dan kita butuh milenial untuk berinovasi untuk NTT," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)