Berkas Perkara Lengkap, Ibu Kandung yang Bunuh Bocah Kembar Siap Diadili
berkas perkara termasuk tersangka dan barang bukti akan segera dilimpahkan ke pihak Kejari Kota Kupang.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Berkas Perkara Lengkap, Ibu Kandung yang Bunuh Bocah Kembar Siap Diadili
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Berkas perkara kasus pembunuhan bocah kembar di Kota Kupang telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh pihak jaksa.
Tersangka dalam kasus ini yakni ibu kandung kedua korban bernama Dewi Regina Ano (24).
Ibu kandung ini tega menghabisi nyawa dua bocah laki-lakinya, Angga Masus (5) dan Angki Masus (5) di tempat tinggal mereka di mes milik Hotel Ima Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang pada Kamis (5/9/2019) lalu.
Selanjutnya, berkas perkara termasuk tersangka dan barang bukti akan segera dilimpahkan ke pihak Kejari Kota Kupang.
Demikian disampaikan Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH saat dihubungi pada Sabtu (14/12/2019).
"Berkas perkara kasus tersebut telah lengkap, dalam waktu dekat ini akan kami limpahkan berkas sekaligus tersangka dan barang bukti," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Dewi Regina Ano (24), ibu kandung yang membunuh anak kembarnya menangis saat menjalani rekonstruksi kasus itu di Mapolres Kupang Kota, Jumat (11/10/2019).
Dewi terlihat menangis saat menjalankan adegan ketiga dimana saat itu tengah duduk bersama suaminya, Obir Masus (32).
Obir Masus dan seorang saksi Yoris Banani dalam adegan tersebut kembali ke TKP untuk makan dan istirahat usai bekerja.
Obir yang mengenakan jaket hijau bahkan tak menatap tersangka, ia hanya duduk terdiam hingga reka ulang selanjutnya.
Tersangka Dewi, kembali menangis hingga mengusap air matanya saat selesai melakukan seluruh adegan dan berjalan menuju ruang Unit PPA Satreskrim Polres Kupang Kota.
Ditemani seorang penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Kupang Kota dan kuasa hukumnya, Dewi sempat menoleh dan melihat Obir, tapi tak ada respon dari sang suami.
"Mau ketemu," kata penyidik kepada Dewi.
Merespon pertanyaan itu, Dewi hanya menoleh melihat suaminya beberapa saat dan berjalan sambil menangis.
Obir Masus saat diwawancarai merasa sakit hati karena anak kembarnya, Angga Masus dan Angki Masus dihabisi isterinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/penemuan-mayat-mahasiswa-di-liliba-polisi-koordinasi-dengan-kedutaan-besar-timor-leste.jpg)