Diduga Cemarkan Nama Baik PMKRI, Akun Facebook Maxi Dilaporkan ke Polres TTU

Diduga cemarkan nama baik PMKRI, akun Facebook Maxi dilaporkan ke Polres TTU

Diduga Cemarkan Nama Baik PMKRI, Akun Facebook Maxi Dilaporkan ke Polres TTU
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Kefamenanu, Kristoforus Botha saat menerima surat tanda terima laporan dari petugas di Mapolres TTU, Kamis (12/12/2019). 

Diduga cemarkan nama baik PMKRI, akun Facebook Maxi dilaporkan ke Polres TTU

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI) Cabang Kefamenanu Santo Yohanes Don Bosco melaporkan akun facebook bernama Maxi ke Polres TTU, Kamis (12/12/2019).

Berdasarkan pantauan media ini, laporan polisi tersebut dilaporkan langsung oleh Ketua PMKRI Cabang Kefamenan, Yogi Sara. Yogi didampingi oleh Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Kefamenanu, Kristoforus Botha dalam melaporkan akun tersebut.

Gandeng BPOM, Komisi IX DPR RI Sosialisasi Keamanan Pangan dan Kemasan Pangan di Kota Kupang

Dua pengurus organisasi mahasiswa katolik tersebut melaporkan akun Maxi ke Polres TTU karena diduga kuat melakukan pencemaran nama baik organisasi PMKRI disalah satu postingan grup facebook "TIMOR TENGAH UTARA (TTU)-BIINMAFO. "Bebas Berpendapat", pada, Rabu (11/12/2019).

Usai melaporkan akun tersebut, kepada media, Yogi mengatakan, bahwa pihaknya melaporkan akun Maxi ke polisi bermula ketika akun tersebut mengomentari postingan dari akun bernama Efen Tunabenani di grup yang beranggotakan 46 ribu lebih itu.

Dari Lima Korban Keracunan Jas Jus Ekspayer, Dua Korban Sudah Diijinkan Pulang

Pada saat itu, jelas Yogi, akun bernama Efen menulis "Unimor Mulai Aneh Lembaga Akademisi Dipolitisasi Tolak Kedatangan Bupati Di Unimor". Postingan Efen tersebut langsung dikomentari oleh akun facebook atas nama Maxi.

Akun Maxi menulis "sudah keterlaluan pasti ulah PMKRI, jika Dugaan saya benar maka PMKRI itu salah arah". Setelah itu, komentar Maxi tersebut mendapat tanggapan dari beberapa akun facebook lain.

Setelah beberapa saat saling berbalas komentar dengan akun yang lainnya, akun Maxi menulis lagi "Dasarnya PMKRI ikuti ormas PMKRI FPI dan alumni 212 Demo".

Atas komentar Maxi tersebut, ungkap Yogi, pihaknya langsung melaporkan akun Maxi tersebut ke Polres TTU karena telah melakukan pencemaran nama baik organisasi PMKRI, dengan nomor laporannya : STPL/363/XII/2019/NTT/RES TTU.

Yogi berharap, kepada pihak kepolisian dari Polres TTU serius memproses laporan yang dibuat, karena pernyataan dari pemilik akun facebook Maxi tersebut telah merugikan nama baik PMKRI.

"Jadi kita minta supaya pihak kepolisian segera memproses laporan kami ini, karena ini sudah sangat menyesatkan dan menyakiti hati seluruh keluarga besar PMKRI di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Komisariat Daerah PMKRI se Regio Timor, Yohanes Fransiskus Naihati mengatakan, pernyataan dari akun Maxi tersebut sangat tendensius sehingga tidak bisa dibiarkan begitu saja oleh perhimpunan.

Menurut Mantan Ketua PMKRI Cabang Kefamenanu itu, akun Maxi telah melakukan tuduhan tanpa dasar yang jelas sehingga sangat melukai hati segenap civitas PMKRI.

"Oleh karena itu, kami tidak main-main soal ini, sehingga kami memilih untuk melaporkan ke pihak yang berwajib, karena pernyataan saudara dengan nama akun Maxi ini sangat merugikan PMKRI," tegasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved