Ini Cara TNI Merawat Generasi Bangsa di Perbatasan Indonesia-Timor Leste
Generasi mudah adalah tulang punggung bangsa dan negara. Oleh karena itu, menjaga mereka agar tetap sehat, cerdas dan berahklak baik menjadi kewajiban
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas
POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Generasi mudah adalah tulang punggung bangsa dan negara. Oleh karena itu, menjaga mereka agar tetap sehat, cerdas dan berahklak baik menjadi kewajiban semua pihak, termasuk TNI.
Menyadari akan tugas dan peran tersebut, personel Pos Fohululik Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ membagikan susu dan makanan ringan kepada anak-anak SDI Fohululik, sebuah sekolah di wilayah perbatasan negara Indonesia dan Timor Leste, tepatnya di Desa Lutharato Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu.
• Peringati Hari Armada RI, Perwira dan Prajurit Lantamal VII Ziarah ke Dharma Loka Kupang
Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, Letkol (Inf) Ikhsanudin, S.Sos.,M.M kepada Pos Kupang.Com, Jumat (6/12/2019) mengatakan,
personel Pos Fohululik memberikan susu dan makanan ringan buat anak sekolah di SDI Fohululik yang merupakan sekolah di wilayah binaannya.
Kegiatan minum susu ini dilakukan saat jam istirahat sehingga tidak mengganggu waktu kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa. Personil satgas menyuguhkan makanan berupa susu kedelai, bubur kacang hijau dan makanan ringan dalam bentuk roti. Sebelum minum susu, mereka berdoa bersama-sama.
• Pesan Doktor Andre Koreh saat Dikukuh Menjadi Ketua Ikatan Alumni Pasca Sarjana Undana 2019-2023
Kegiatan ini atas inisiatif Danpos Foholulik, Sertu Ediyanto Simangunsong serta didukung pihak sekolah. Danpos bersama lima anggotanya bekerja sama dengan sekolah agar hari itu personil pos memberikan susu dan makanan ringan buat anak-anak sekolah.
Menurut Dansatgas, personil Pos Foholulik memilih kegiatan bagi susu dan makanan ringan karena anak sekolah adalah generasi penerus bangsa yang harus diperhatikan dalam hal azupan gizi. Kebutuhan akan gizi seimbang sangat penting bagi anak sekolah, agar mereka dapat mengembangkan potensinya secara maksimal.
Tanpa asupan gizi yang baik saat anak hendak bersekolah dapat memicu anak menjadi malas belajar, lemas dan lesuh. Ditambah lagi jarak tempuh dari rumah ke sekolah jauh.
Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan gizi di kalangan orangtua, siswa dan pendidik dalam mendukung perbaikan gizi bagi anak sekolah.
Selain itu, kegiatan ini sebagai momentum meningkatkan rasa persaudaraan dan kecintaan terhadap negeri serta mempererat tali silaturahmi antara TNI dengan lembaga pendidikan.
Menurut Dansatgas, personil Pos Foholulik melakukan kegiatan seperti ini dua kali dalam seminggu di SDI Foholulik.
"Personel Satgas Yonif R 142/KJ yang berada di Pos Fohululik setiap dua kali dalam seminggu melaksanakan Gadik (penyelenggaraan pendidikan) di SD Inpres Fohululik," paparnya.
Guru SDI Foholulik, Yosep Bau (60) mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas Yonif R 142/KJ yang telah meluangkan waktu untuk berbagai kasih dengan siswa-siswi SD Inpres Fohululik.
"Saya atas nama sekolah mengucapkan terima kasih kepada bapak TNI yang telah memberikan kontribusinya kepada siswa-siswi, sehingga dapat menumbuhkan semangat mereka untuk menimba ilmu dalam meraih cita-cita," ungkapnya.
Sementara, guru pendamping siswa, Patricio Yekoy (35) mengatakan, kegiatan yang digagas personil satgas khususnya Pos Foholulik memiliki manfaat ganda. Karena dengan asupan gizi yang bagus, anak-anak menjadi sehat dan bertenaga. Dampak ikutannya, mereka semangat dan aktif datang ke sekolah untuk menimbah ilmu sehingga mereka bisa menjadi anak yang cerdas.