Tribun Wiki : Pertengahan Desember Lapis Moringa Siap Gugah Selera Anda

NTT kaya dengan prodak-prodak lokal. Namun belum banyak masyarakat NTT terutama anak muda NTT menangkap peluang untuk menjadi enterpreneur

Tribun Wiki : Pertengahan Desember Lapis Moringa Siap Gugah Selera Anda
istimewa
Lapis Moringa 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- NTT kaya dengan prodak-prodak lokal. Namun belum banyak masyarakat NTT terutama anak muda NTT menangkap peluang untuk menjadi enterpreneur dengan memanfaatkan produk-produk lokal.

Salah satunya dengan mengembangkan produk unggulan daun kelor atau bahasa latin disebut Moringa Oleifera, dari yang tidak bernilai menjadi sesuatu yang sangat bernilai harganya. Apalagi moringa mempunyai banyak sekali manfaat yang luar biasa dari sisi kesehatan seperti anti cancer, diabet, antioksidan yang sangat tinggi, bahkan untuk anak-anakpun kalsiumnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan susu.

Melihat manfaat yang luar biasa daripada moringa ini, maka dr Andree Hartanto, melahirkan ide baru dengan menghasilkan sesuatu yang berbeda dan belum oernah ada di NTT ini.

"Kebetulan saya juga suka kuliner, suka coba makanan. Saya ingin orang kalau datang ke NTT, tidak hanya membawa pulang kain tenun, se'i dan pernak-pernik saja. Tentu orang kan ingin sesuatu yang baru dan belum pernah ada. Jadi saya hadirkan konsep yang baru tapi sehat. Maka lahirlah suatu lapis dengan bahan dasar kelor maka disebut lapis moringa," kata Owner La Moringa tersebut, Selasa (3/12/2019).

Lapis Moringa, kata dr Andree, dikeluarkan dari prodak La Moringa. Dimana La Moringa akan mengeluarkan banyak produk oleh-oleh dan semuanya dari bahan dasar kelor.

Ia menyebutkan daun kelor berdasarkan data medis mempunyai dua kali protein lebih tinggi daripada yoghurt, empat kali lebih tinggi vitamin dari wortel, tiga kali lebih tinggi kalium daripada pisang, empat kali lebih tinggi kalsiumnya dari susu dan tujuh kali vitaminnya lebih tinggi dari jeruk. "Bayangkan ini sesuatu yang sangat bagus yang Tuhan anugerahi untuk NTT tapi tidak dikembangkan. Maka dibuatlah sesuatu yang belum pernah ada," terangnya.

Terkait bahan baku, dikatakannya, bekerja sama dengan petani lokal di NTT karena ia ingin memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Kami gunakan daun segar. Kami juga sedang siapkan perkebunan khusus kelor. Agar prodaknya bisa semakin banyak sehingga prodak lokal bisa dijual secara nasional dan internasional," ujarnya.

Ia juga ingin mendorong anak muda menjadi enterpreneur, tidak hanya mau menjadi PNS saja. Enterpreneur dari no value menjadi value. No value menjadi more value, mungkin kelor selama ini tidak berharga no value, bagaimana bisa dikembangkan menjadi more value.

Usaha yang baru dirintisnya ini masih dalam bentuk home industri dengan memperkerjakan 8 orang karyawan. Kedepan akan melihat demand pasar, bila meningkat maka akan lebih banyak lagi karyawan yang direkrut pada usahanya ini.

"Tahun depan kita akan mengikuti pameran di Singapura pada Food and Beverage Hospitality Asia dan bila Tuhan ijikan pada November tahun depan bersama Pemerintah NTT di Shang Hai China," tuturnya.

Kedepan, lanjutnya, juga telah dipikirkan bagaimana Lapis Moringa bisa bertahan lama di luar negeri, .aka dilakukanlah teknologi inovasi pangan dengan packing yang baik agar tidak mudah berjamur dan tanpa menggunakan bahan pengawet.

Lapis Moringa hadir dengan tiga varian yaitu Original dengan toping kacang kenari Alor, Cheese Moringa dan Coklat Moringa. Lapis Moringa akan diluncurkan dan dibuka pada pertengahan Desember sekira (15/12/2019) di Lippo dan Bandara El Tari. Selama Grand Opening hingga (15/1/2020) maka ditawarkan dengan harga promo Rp 50.000. Harganya sangat terjangkau.

Dengan slogan "Satu Sa Son Cukup Lapis Moringa By La Moringa", kemasannya Lapis Moringa terdapat logo "Beta Cinta NTT".
"Kami mau buat suatu gerakan ayo kita mulai belajar mencintai prodak prodak NTT. Beta Indonesia, Beta NTT," tuturnya. (*)

Lapis Moringa
Lapis Moringa (istimewa)
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved