GMNI Gelar Aksi Bela Guru Kontrak

BREAKING NEWS: GMNI Kefamenanu Gelar Demo, Desak Pemerintah TTU Segera Bayar Gaji 525 Guru Kontrak

kami meminta supaya pemerintah daerah segera membayar gaji para guru kontrak yang seama ini sudah mendidik anak-anak bangsa

BREAKING NEWS: GMNI Kefamenanu Gelar Demo, Desak Pemerintah TTU Segera Bayar Gaji 525 Guru Kontrak
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Salah seorang orator saat sedang menyampaikan orasinya di Halaman Kantor Bupati TTU, Selasa (3/12/2019). 

Lakukan Demo, GMNI Kefamenanu Desak Pemerintah TTU Segera Bayar Gaji 525 Guru Kontrak

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Puluhan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kefamenanu menggelar aksi demonstrasi. Mereka melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati TTU, Selasa (3/12/2019).

Berdasarkan pantauan, sebelum tiba di Halaman Kantor Bupati TTU, puluhan mahasiswa itu melakukan long march dari Sekretariat GMNI yang terletak di km 5, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Setelah tiba di Halaman Kantor Buapati TTU, mereka melakukan orasi. Mereka meminta kepada pemerinta daerah setempat untuk segera membayar gaji 525 guru kontrak di daerah tersebut.

Pasalnya, pemerintah daerah Kabupaten TTU belum membayar gaji 525 guru kontrak. Padahal para guru kontrak sudah melaksanakan tugasnya selama 11 bulan terhitung sejak dari bulan Januari sampai Desember 2019.

Koordinator Aksi, Gundisalvus Tmeubam dalam orasinya meminta kepada pemerintah supaya segera membayar gaji 525 guru kontrak di daerah tersebut karena para guru kontrak itu belum mendapatkan haknya.

"Oleh karena itu, kami meminta supaya pemerintah daerah segera membayar gaji para guru kontrak yang seama ini sudah mendidik anak-anak bangsa," ungkapnya..

Sementara itu, salah satu orator lainnya, Aprianus Amfotis dalam orasinya meminta agar Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes segera mencopot kepala dinas PKO TTU. Pasalnya, kepala dinas tersebut tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Setelah lama melakukan orasi, masa aksi belum berhasil menemui Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes. Mereka hanya menemui Kasat Pol PP TTU, Agusto Solokana, dan Kepala Kesbangpolinmas TTU, Simon Soge.

Tinggal Memilih Guys, Mandi Dengan Air Panas Atau Air Dingin Setelah Olahraga, Begini Manfaatnya

Raul Lemos Suami Krisdayanti Tiba-tiba Murka, Ternyata Ini Pemicunya, Reaksi sang Isteri?

Pilkada Belu 2020: Calon Perseorangan di Belu Butuh 13.413 Dukungan

Saat menerima puluhan masa tersebut, Simon Soge mengaku, dirinya belum mendapatkan arahan dari pimpinannya sehingga dirinya tidak bisa memberikan pernyataan apapun terhadap pernyataan sikap yang disampaikan masa aksi tersebut.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved