Pelajar di Sulamu NTT Diduga Terlibat Perkelahian Video 28 Detik Viral di Facebook & Instagram

Pelajar di Sulamu NTT Diduga Terlibat Perkelahian Video 28 Detik Viral di Facebook & Instagram

Penulis: Maria Enotoda | Editor: maria anitoda
FACEBOOK
Pelajar di Sulamu NTT Diduga Terlibat Perkelahian Video 28 Detik Viral di Facebook & Instagram 

Pada bagian belakang bajunya tertulis SMA Negeri 7 Kota Kupang.

Pengambil video juga merekam meja yang tertulis inventaris SMA Negeri 7 Kota Kupang. 

Video perkelahian siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi viral di media sosial pada Sabtu (19/1/2019) pagi.

Video yang telah 75 ribu kali ditayangkan, mengundang ratusan komentar dan sudah 1,2 ribu kali dibagikan.

Salah satu pihak keluarga korban yang memiliki akun bernama Yehezkiel Wauran yang membagikan video tersebut mengaku telah melaporkan tindakan kekerasan atas adiknya itu ke pihak kepolisian Polres Minahasa.

Viral Video 30 Detik, Perkelahian Dua Siswi SMP dan SMK, Cinta Segitiga dan Rebutan Pacar (Screenshot Faacebook Yehezkiel Wauran)
"Kami sudah lapor ke Polres Minahasa untuk ditindak lanjuti," katanya saat diwawancarai Tribun Manado via FB.

Atas kejadian tindak kekerasan tersebut Yehezkiel mengatakan bahwa adiknya dalam kondisi trauma.

"Sampai sekarang kondisi mentalnya masih trauma," katanya.

Menurut laporan kepolisian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) diketahui korban bernama Ester Wauran ini masih duduk di bangku kelas tiga SMP 4 Tondano.

Sedangkan terduga pelaku yang bersama ke-empat temannya merupakan siswi kelas satu SMK Negeri Dua Tondano yang kebetulan berpapasan dengan korban di Kelurahan Rerewokan Atas, dekat gereja GPdI.

Sehingga pertikaian yang bermula dari dugaan memperebutkan pria ini berujung perkelahian.

Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Arody Tangkere mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

"Kasus ini sedang dalam penanganan aparat penegak hukum," katanya.

Dua Video

Dua video viral tersebut diunggah oleh akun Facebook Yehezkiel Wauran pada Jumat (19//12019) sekitar pukul 22.00 Wita.

Yehezkiel Wauran dalam unggahannya memberi keterangan pada 2 video tersebut:

teman" yang ada di fb tolong dang bantu se viral akang npa tpe ade drng anak" sma ada bullying (penganiayaan), drng da pukul sampe ancor" ini, sampe dy mo pi skolah so nda t truss nentaran drng so dolah, tolang bantu up akang deng bagikan ni vidio, spya cepat dpa dpe pelakau yang b pukul (emoticon)
#esterwauran

Video pertama berdurasi 15 detik, tampak seorang siswi berseragam SMP terjatuh di semak-semak di pinggir jalan. 

Tampaknya dia didorong oleh gadis lainnya yang mengenakan kaos dan jeans. 

Gadis berseragam tersebut tampaknya tak membalas.

Tampak pula siswa lain berseragam SMP dan SMA berjalan bersama mereka. 

Terdengar teguran dari siswa lainnya. Namun, ada pula kata makian. 

Video kedua tampak adu pukul siswi berseragam SMP dan gadis pakai kaos tersebut.

Tampak siswi SMP berseragam diseret di jalan, lalu dijambak rambutnya. 

Lalu siswi SMP Berseragam dipukuli di belakangnya. Tampak dia tak bisa membalas.

Namun, perkelahian tersebut tak lama. Tampak beberapa siswa pria dan wanita menyaksikan perkelahian tersebut. 

Terdengar siswa tertawa dan adapula yang merekam peristiwa tersebut dengan ponselnya.

Tak diketahui kapan dan di mana peristiwa kejadian video viraltersebut.

Namun, bahasa yang digunakan para siswa dalan video tersebut menunjukan lokasi kejadian di Sulawesi Utara.

Mereka menggunakan dialek bahasa Manado.

Dalam kolom komentar beberapa warganet menyebut peristiwa tersebut terjadi di Rerewokan Tondano dan ada pula yang menyebut di Desa Tandengan.

Video tersebut dalam 10 jam terakhir sudah 75 ribu kali ditayangkan, ratusna komentar dan 1,2 ribu kali dibagikan. 

Dalam kolom kometar, warganet menyesalkan peristiwaperkelahian yang melibatkan para siswa tersebut.

Mereka mengecam aksi para siswa yang dinilai mencoreng dunia pendidikan.

Mereka bahkan mendorong korban untuk melapor ke polisi agar memberikan pelajaran bagi siswa lainnya di Sulut.

Polres Minahasa memeriksa terduga pelaku penganiayaan siswi SMP (Ist/Tribun Manado)
Berikut sejumlah komentar warganet:

@Frangky Lempoy Langsung bking laporan di polsek ato polres setempat,trus langsung mnta spy secepatnya di visum...
Qt pe anak juga korban pengeroyokan tu tgl januari 2019 sktar hampir 2 minggu berjalan..
Skrg so proses di polres minsel. Qt sarankan secepatnya melapor ke polres/polsek

@Dt Shiracy Dito Nyong ba bilang pa nn p orangtua,,pi ba lapor,,kong visum capat2,,jng so mo ilang,kasian drang mo bekeng lagi pa anak lain nantinya,,klo ndak mo se kapok dri skarang,,

@Esthy Sege Lapor jo,,,pastiu ja lia video bgni,seenaknya pukul org p anak!!!!

@Natalia LieMoseng Waduhhh....Gemes ja liat ehhhh....Dmn akhlakmu nak...Iko tindaklnjuti jo...So kterlaluan bgni model....Ada kata lonte ley,yahh ampun anak2 skrg..nda ada org tua kong mo didik ank besae,mungkin saja pergaulan ank ini sangat miris, pergaulan yg buruk merusak kebiasaan yg baik... Kasiang ehhh tu nona,takutx so nda pg sklh kong trauma..

@Evanne Malonda Klo nd salah kejadian tdi pagi sekitar jam 10 tkp dijalan rerewokan atas ini jalan baru...qt ad lewat kong lia ada sekumpulan anak2 sekolah..tapi belum kacau..so kekerasan koman ini..so kase contoh yg nd bagus lagi..

@Novita Tinungki Lapor polisi kwa jng cmn ba share2 spya mmng iko dpa tngka...

@Lesly Agatha Sungguh miris kalakuan anak" sklh jaman skrg. Bkang baru ini x tu kejadian" bgni. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved