Miss Grand NTT dan Miss Global Asal Belu Punya Tekad Membangun Belu, Ini yang Mereka Perjuangkan

Dua putri Miss Grand NTT dan Miss Global Asal Belu Punya Tekad membangun Belu, Ini yang Mereka Perjuangkan

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Miss Grand NTT asal Kabupaten Belu, Patrisia Devi Taolin (kanan) dan Miss Global NTT, Virginia Virani Seran (kiri). 

Dua putri Miss Grand NTT dan Miss Global Asal Belu Punya Tekad membangun Belu, Ini yang Mereka Perjuangkan

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Miss Grand NTT asal Kabupaten Belu Patrisia Devi Taolin dan Miss Global  NTT, Virginia Virani Seran memiliki tekad besar untuk membangun Kabupaten Belu.

Dengan perannya masing-masing, mereka fokus membangun maiset kaum millenial di Kabupaten Belu agar lebih kreatif dan inovatif demi sebuah perubahan di Rai Belu.

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do Minta Orang Tua Waspada dan Kontrol Kegiatan Anak

Miss Grand, Devi Taolin kepada Pos Kupang.Com mengatakan, ia berperan untuk mendorong kaum millenial di Kabupaten Belu agar lebih kreatif dan inovatif.

Devi memotivasi kaum millenial khususnya perempuan yang selama ini belum cukup mendapat pendidikan formal agar bisa mengenyam pendidikan yang standar.

"Saya mengajak kaum perempuan yang selama ini tidak sekolah agar bersekolah sehingga mendapat wawasan yang luas", kata gadis Kelahiran Kuafeu, 4 November 2001.

Kepala Desa Se-Kabupaten Ngada Ikut Kegiatan Open Mind, Berikut Liputannya!

Selain itu, Devi Taolin juga memiliki peran untuk mempromosikan pariwisata Kabupaten Belu ke tingkat nasional dan internasional. Banyak potensi pariwisata di Belu yang harus dipromosikan terus menerus agar lebih dikenal banyak orang.

Sementara Miss Global NTT, Virginia Virani Seran mengatakan, perannya lebih fokus pada dunia digital dan life style masyarakat.

Miss Global bertugas menghimpun generasi millenial dan mengajak mereka untuk melakukan sesuatu yang berprestasi.

"Miss Global bertugas menghimpun generasi millenial dan mengajak mereka untuk melakukan sesuatu yang berprestasi dan berpikir kreatif dan inovatif", ungkap perempuan
kelahiran Wekatimun 22 Febuari 1997 ini.

Kata Virani Sera, generasi millenial tidak boleh pasrah apalagi tergilas oleh lajunya perkembangan ilmu pengetuan, teknologi dan informasi seperti yang dirasakan saat ini.

Generasi millenial justru lebih berani menggambil peluang dari perkembangan zaman itu sendiri dengan terus berupaya berpikir maju, berkreatif dan inovatif.

Dalam menghadapi pekembangan zaman yang begitu pesat, Miss Global memiliki peran besar dalam memotivasi generasi millenial untuk berprestasi.

Miss Grand dan Miss Global bersama manajemen didampingi Plt Kepala Dinas Pariwisata Belu bertemu Bupati Belu di rumah jabatan, Kamis (21/11/2019). Mereka datang bersama rombongan para tokoh adat. Rombongan Miss Grand dan Miss Global diterima Bupati Belu, Willybrodus Lay dan Ketua T.P PKK Kabupaten Belu, Viviana Lay.

Di rujab Bupati Belu mereka berdiskusi tentang langka kerja kongkret ke depannya. Bupati Willy Lay memberikan banyak masukan kepada Miss Grand, Miss Global serta manajemen dan tokoh adat agar sama-sama melestarikan budaya yang ada di Kabupaten Belu.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved