Kasus Korupsi NTT Fair, Kuasa Hukum Sebut Keterangan Yulia Afra Tidak Mendasar

samuel Haning, SH., kuasa hukum Ir Hadmen Puri, salah satu terdakwa perkara Korupsi NTT Fair menyebut keterangan Yuli Afra dalam persidangan yang dige

Kasus Korupsi NTT Fair, Kuasa Hukum Sebut Keterangan Yulia Afra Tidak Mendasar
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Terdakwa Yuli Afra (rompi merah muda) saat sidang perkara korupsi NTT Fair di Pengadilan Tipikor Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Samuel Haning, SH., kuasa hukum Ir Hadmen Puri, salah satu terdakwa perkara Korupsi NTT Fair menyebut keterangan Yuli Afra dalam persidangan yang digelar pekan lalu tidak berdasar.

Menurut Samuel, keterangan Yulia yang mengaku mengantar uang ke mantan gubernur Frans Lebu Raya saat persidangan untuk kliennya itu tidak mendasar bahkan lemah pembuktian hukumnya karena tidak didukung alat bukti lain.

Saat itu, Yuli dan terdakwa lain dihadirkan penuntut sebagai saksi mahkota untuk terdakwa Ir Hadmen Puri.

"Katanya dia antar uang dua kali, tetapi tidak ada saksi yang melihat. Tidak ada saksi lain juga yang melihat bahawa Lebu Raya terima uang," ujar Samuel kepada wartawan.

Persija Jakarta Fokus Hadapi Arema FC, Macan Kemayoran Siap Ikut, Simak Info

Bomber Persib Bandung Dedi Kusnandar Waspada Kala Pasukan Barito Tandang ke Maung Bandung, Info

Menurut lawyer yang akrab disapa Paman Sam ini, sesuai pengakuan kliennya, ia tidak menyerahkan uang ke Lebu Raya. Uang tersebut diberikan ke Yulia Afra melalui transferan sesuai permintaan Yulia Afra.

"Klien saya transfer uang sesuai permintaan Yulia Afra yang meminta fee 2,5 persen, bukan permintaan Lebu Raya," katanya.

Sesuai fakta persidangan, penyidik tidak punya cukup bukti menetapkan Lebu Raya sebagai tersangka.

"Dalam sidang jaksa tidak pernah ajukan bukti transfer untuk Lebu Raya. Ada hanya bukti untuk Yulia Afra. Silahkan saja jaksa bicara tetapi resikonya harus dipikirkan," katanya.

Samuel berharap saksi-saksi dapat memberi keterangan yang jujur agar bisa mengungkap pelaku lain.

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved