Gubernur NTT Dialog Dengan 5.000 Warga Perbatasan

secara simbolis kepada masyarakat di wilayah perbatasan. Beberapa bantuan itu berupa uang untuk pembangunan lima gereja

Gubernur NTT Dialog Dengan 5.000 Warga Perbatasan
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan bantuan program PKH kepada Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes di Desa Haumeniana, Senin (18/11/2019). 

Oleh karena itu, ungkap Viktor, dirinya meminta agar pemerintah kabupaten harus fokus terhadap satu program pembangunan yang diprioritaskan. Sebab tidak bisa jika pemerintah membangun semuanya sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat.

"Oleh karena itu, kita harus fokus. Jangan kita jalan tidak jadi, air tidak jadi, listrik tidak jadi, tanaman tidak jadi, semuanya tidak jadi, karena semua pikir kecil-kecil akhirnya semua tidak jadi," ujarnya.

Diakui Viktor, kondisi kawasan perbatasan di Povinsi NTT masih tergolong daerah tertinggal dan terbelakang, sehingga perlu adanya percepatan pembangunan serta penanganan yang terkoordinir. Untuk itu harus ada sinergis antar berbagai sektor maupun antar tingkat pemerintah karena kawasan perbatasan merupakan beranda terdepan NKRI.

Viktor mengatakan, pemerintah Timor Leste sudah membangun infrastruktur secara besar-besaran. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus bersyukur Timor Leste sudah menjadi negara.

"Karena itu merupakan berkat khususnya buat Timor Barat. Jadi kalau ada yang bilang nanti harus masuk lagi ke NTT, maka yang menolak pertama adalah NTT. Jangan biar kami yang berbatasan negara saja, tapi bahasanya sama dan itu berkat namanya," ujarnya.

Viktor meminta, kepada semua pihak supaya mempersembahkan kemampuan terbaiknya untuk turut serta membangun Provinsi NTT ini sehingga nantinya dapat dikenal baik ditingkat nasional maupun internasional.

Sebelumnya, Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes dalam sambutannya meminta dukungan dari Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat untuk pembangunan jalan trans perbatasan khususnya jalan nasional yang melintasi sepanjang perbatasan. Hal itu dilakukan untuk mempercepat aksebilitas antar daerah di wilayah perbatasan.

"Sekarang ini jalan sudah mulai dibangun dari Oepoli, Kabupaten Kupang. Kita sangat mengharapkan Pak Gubernur supaya mendorong terus pembangunan jalan dan jembatan di sepanjang garis perbatasan, karena perbatasan ini menjadi wajah terdepan Indonesia di perbatasan," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Bupati TTU dua periode tersebut juga meminta kepada Gubernur NTT Viktor agar dapat memperhatikan ekonomi kerakyatan di perbatasan dan juga pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang ada di sepanjang wilayah perbatasan.

"Sebab, banyak warga yang mengalami kesulitan air bersih disepanjang wilayah perbatasan ini, dan termasuk ditampat ini juga mengalami kesulitan air bersih," terangnya.

Halaman
123
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved