Gubernur NTT Dialog Dengan 5.000 Warga Perbatasan
secara simbolis kepada masyarakat di wilayah perbatasan. Beberapa bantuan itu berupa uang untuk pembangunan lima gereja
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
Viktor meminta, kepada semua pihak supaya mempersembahkan kemampuan terbaiknya untuk turut serta membangun Provinsi NTT ini sehingga nantinya dapat dikenal baik ditingkat nasional maupun internasional.
Sebelumnya, Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes dalam sambutannya meminta dukungan dari Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat untuk pembangunan jalan trans perbatasan khususnya jalan nasional yang melintasi sepanjang perbatasan. Hal itu dilakukan untuk mempercepat aksebilitas antar daerah di wilayah perbatasan.
"Sekarang ini jalan sudah mulai dibangun dari Oepoli, Kabupaten Kupang. Kita sangat mengharapkan Pak Gubernur supaya mendorong terus pembangunan jalan dan jembatan di sepanjang garis perbatasan, karena perbatasan ini menjadi wajah terdepan Indonesia di perbatasan," ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Bupati TTU dua periode tersebut juga meminta kepada Gubernur NTT Viktor agar dapat memperhatikan ekonomi kerakyatan di perbatasan dan juga pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang ada di sepanjang wilayah perbatasan.
"Sebab, banyak warga yang mengalami kesulitan air bersih disepanjang wilayah perbatasan ini, dan termasuk ditampat ini juga mengalami kesulitan air bersih," terangnya.
Setelah memberikan sambutan serta berdialog dengan warga di perbatasan, Gubernur bersama dengan unsur forkopimda lainnya menyaksikan penyalaaan listrik dirumah salah seorang warga di desa tersebut bernama Moses Muki. Listrik tersebut merupakan bantuan dari PT PLN wilayah NTT sebagai tindak lanjut dari program One Man One Home dari PLN Wilayah NTT.
• Tengah Malam,Nyusul Istri Teman ke KamarKecil,Paksa Berhubungan Bandan,Untung Suami Korban Terbangun
• HATI-HATI Polisi yang Suka Pamer Gaya Hidup Hedonis di Medsos, Ada Ancaman Hukumannya Loh!
Acara kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama dirumah Yonaes Ninu Asuat oleh Direktur Utama Bank NTT Izhak Eduard Rihi. Bantuan tersebut merupakan program CSR Bank NTT yang diperuntukan untuk membangun rumah tidak layak huni bagi masyarakat di perbatasan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)