News

Takut Digerebek Aparat Bea Cukai, Rombengan Milik Juragan Sikka Dibongkar di Ngada, Ada Apa?

Tahun lalu, dua kali kapal Bea dan Cukai Denpasar memergoki pakaian bekas yang dimuat kapal dari Timor Leste.

Takut Digerebek Aparat Bea Cukai, Rombengan Milik Juragan Sikka Dibongkar di Ngada, Ada Apa?
Pos Kupang/Egy Moa
Los penjualan pakaian bekas alias rombengan di Pasar Alok, Kota Maumere, Pulau Flores 

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Egy Moa

POS KUPANG, COM, MAUMERE - Pembongkaran pakaian bekas alias rombengan eks Singapura didatangkan para juragan asal Maumere menggunakan kapal kayu melalui Timor Leste tak lagi dilakukan di pelabuhan-pelabuhan tikus di Sikka.

Dua hari lalu, pakaian rombengan itu dibongkar di Pantai Maumbawa-Ngada. Pakaian bekas ini selanjutnya diangkut dengan truk menuju Borong (Manggarai Timur), Bajawa dan Soa (Kabupaten Ngada), Boawae, Aesesa dan Kaburea (Nagekeo).

Sumber Pos Kupang, Kamis (14/11/2019), menyebutkan pembongkaran pakaian bekas dialihkan ke luar wilayah perairan Kabupaten Sikka. Sebab di Sikka selalu terpantau aparat Kantor Bea dan Cukai.

Tahun lalu, dua kali kapal Bea dan Cukai Denpasar memergoki pakaian bekas yang dimuat kapal dari Timor Leste. Hanya sekali, Bea Cukai menangkap pelakunya.

Sedangkan dalam kasus kedua, nakhoda dan anak buah kapal melarikan diri meninggal muatan kapal di Pesisir Nangahale, 35 kilometer arah timur Maumere.

"Mereka (juragan pakaian bekas) pilih bongkar di wilayah Nagekeo karena dirasa relatif nyaman. Aparat sulit memantaunya sampai ke pelabuhan tikus. Tapi di Maumere, mereka belum berani karena kapal Bea Cukai dari Denpasar sering patroli," ujar sumber itu di Maumere.

Ia menyarankan Pos Kupang memantau perjualan pakaian-pakain bekas di Maumere sangat marak. Meski tidak diturunkan langsung di Maumere, para juragan memasok ribuan karung ke Maumere.

"Dari dulu, Maumere jadi pusat perdagangan pakaian bekas. Tapi karena beberapa kali kapal ditangkap dan sering terjadi keributan, untuk sementara mereka alihkan pembongkaran ke luar Sikka," lanjut sumber. *

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved