VIDEO:Aliansi Pro Rakyat Sebut Bupati TTS Tak Tepati Janji Soal Seleksi Perangkat Desa. Ini Videonya
VIDEO: Aliansi Pro Rakyat Sebut Bupati TTS Tak Tepati Janji Soal Seleksi Perangkat Desa. Hal itu diungkapkan saat aksi demo di Kantor Bupati TTS.
Penulis: Dion Kota | Editor: Frans Krowin
VIDEO: Aliansi Pro Rakyat Sebut Bupati TTS Tak Tepati Janji Soal Seleksi Perangkat Desa. Ini Videonya
POS-KUPANG. COM, SOE – VIDEO: Aliansi Pro Rakyat Sebut Bupati TTS Tak Tepati Janji Terkait Seleksi Perangkat Desa. Ini Videonya
Aliansi Pro Rakyat TTS, menyebut Bupati TTS, Egusem Piether Tahun, tidak menepati janji dalam melanjutkan proses seleksi perangkat desa pasca pencairan dana desa tahap II.
Pasalnya, dalam Bursa Inovasi Desa Tingkat Kecamatan Batu Putih beberapa bulan lalu, Bupati Tahun berjanji akan melanjutkan seleksi perangkat desa pasca pencairan dana desa tahap II.
Namun kenyataannya, sampai saat ini janji tersebut tak ditepati. Bupati Tahun mengingkarinya dengan tidak melanjutkan seleksi tersebut.
• VIDEO: Aliansi Pro Rakyat Gelar Demo, Minta Polda NTT Kembalikan Bripka Rudi ke TTS. Ini Videonya
• VIDEO: Aksi Sniper Cantik Keturunan Iran - Kurdi Ini Paling Diburu ISIS Saat Ini
• VIDEO: Apotek Kimia Farma Hadir di Labuan Bajo. Terapkan Konsep Traveling Bagi Turis. Ini Videonya
"Bupati sendiri yang janji untuk melanjutkan proses seleksi perangkat desa usai pencairan dana desa tahap II. Tapi mana buktinya? Jadi pemimpin itu seharusnya bisa dipegang janji. Bukan lain dibicarakan lain pula yang dilaksanakan," ujar Yerem Fallo saat berorasi di depan Kantor Bupati TTS, Kamis (14/11/2019).
Yerem meminta Bupati Tahun agar segera melanjutkan proses seleksi perangkat desa, karena hal tersebut sangat urgen.
Tapi kalau tidak dilanjutkan, maka nasib panitia seleksi dan peserta seleksi perangkat desa, "digantung".
"Pak Bupati harus memikirkan nasib panitia seleksi dan para peserta seleksi perangkat desa. Kami minta proses seleksi perangkat desa ini harus segera dilanjutkan," pintanya.
Selain persoalan seleksi perangkat desa, aliansi pro rakyat juga menyoroti kurangnya sumber daya manusia dan fasilitas penunjang di Inspektorat Kabupaten TTS.
Pasalnya saat ini, jumlah tenaga auditor yang ada di Inspektorat Kabupaten TTS hanya 8 orang. Sedangkan obyek audit mencapai angka 1800 obyek. Belum lagi bicara fasilitas penunjang kendaraan untuk turun ke desa-desa guna melakukan audit.
"Bupati TTS tidak peka dengan kekurangan sumber daya manusia dan fasilitas penunjang di Inspektorat Kabupaten TTS dalam mendukung fungsi pengawas dan audit yang melekat pada Inspektorat," ujarnya.
Pantauan POS-KUPANG.COM, masa aliansi pro rakyat TTS diterima asisten III Bupati TTS, Maksi Oematan, di lobi depan Kantor Bupati TTS.
Sebelum diterima, massa Aliansi Pro Rakyat TTS sempat tertahan di depan pagar Kantor Bupati TTS .
Hal ini membuat masa aliansi pro rakyat TTS marah dan meminta agar pintu pagar Kantor Bupati TTS segera dibuka.