Poktan Amnekat-Sulamu Panen Perdana Jagung NASA29
Kelompok Tani (Poktan) Amnekat, Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, panen perdana jagung NASA29.
Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong
POS KUPANG.COM I SULAMU--Kelompok Tani (Poktan) Amnekat, Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, panen perdana jagung NASA29.
Bibit jagung NASA29 yang diperoleh dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTT, ditanam di areal seluas 12 hektar. Dari hasil ubinan pada lahan Poktan Amnekat menghasilkan 9,9 ton per hektar.
Panen perdana ini dilakukan di Oeteta, Selasa (12/11/2019) dihadiri Kepala BPTP NTT, Dr. Procula Rudlof Matitaputty, S.Pt, M.Si, Danramil 1604/09/Sulamu, Kapten (Inf) Oktavianus Mali, Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Kupang, Pandapotan Siallagan, M.Si, pejabat mewakili Camat Sulamu, Amtiran.
Dr. Procula mengatakan, saat ini program nasional dalam bidang pertanian adalah swasembada pangan. Khusus di NTT permasalahan utama adalah sumber daya manusia (SDM) pertanian dan sumber air yang minim. Namun, dirinya melihat bahwa semangat kerja keras petani di NTT sangat luar biasa dan ini telah ditunjukan Poktan Amnekat.
"Walau persoalan minim air tapi petani di Oeteta bisa panen jagung NASA29. Wilayah Sulamu ada banyak potensi di bidang pertanian, tinggal pendampingan saja dari penyuluh," jelasnya.
Dirinya mengakui selama ini petani di NTT umumnya masih menggunakan pola tradisional sehingga hasil minim.
"Kalau pendampingan secara terus menerus, saya yakin akan memberikan hasil besar dengan sentuhan teknologi. Peranan BPTP terutama dari penyuluh sebagai ujung tombak di lapangan akan terus mendampingi petani," katanya.
Pejabat mewakili Camat Sulamu, Amtiran menyampaikan profisiat buat petani di Sulamu. Dari penglihatannya wilayah Sulamu merupakan daerah potensial walau minim air.
"Saya bangga petani Sulamu bisa kembangkan jagung NASA29 sehingga bisa panen sekarang. Poktan Amnekat jadi contoh untuk petani lainnya. Saya ajak mari kita terus bekerja keras memajukan daerah ini," harap Amtiran.
Mewakili Tim Penanggung Jawab kegiatan, Ir. Onike Tali Lailogo, M.Si, Ph.D menyampaikan profisiat kepada Poktan Amnekat yang telah mengembangkan NASA29. Pada momen ini dilakukan beberapa kegiatan seperti temu lapang, Bimtek tematik petani dan bimtek penyuluh.
"Alasan kita tempatkan Kawitan di Oeteta karena masuk Kawitan basic jagung di Sulamu. Kita sudah kembangkan Kawitan untuk padi di Kupang Tengah seluas 10 hektar. Pada kawitan yang ada disiapkan Saung untuk membantu petani belajar soal pertanian. Ini akan jadi contoh dibentuk kawitan di daerah lain," ujar Onike.
Disaksikan POS KUPANG.COM, sebelum dilakukan bimtek, para undangan diberikan waktu untuk panen jagung. Dipandu pendamping, Dr. Ana Bire, para undangan dengan penuh semangat memanen hasil jagung NASA29.(*)