KPKNL Kupang Lelang Tanah dan Bangunan Senilai Rp 7 Milyar Melalui e-Auction

Pihak KPKNL Kupang lelang tanah dan bangunan senilai Rp 7 milyar melalui e-Auction

KPKNL Kupang Lelang Tanah dan Bangunan Senilai Rp 7 Milyar Melalui e-Auction
ISTIMEWA
Suasana lelang tanah dan bangunan di KPKNL Kupang, Selasa (12/11/2019) 

Pihak KPKNL Kupang lelang tanah dan bangunan senilai Rp 7 milyar melalui e-Auction

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ( KPKNL) Kupang berhasil melelang tanah dan bangunan seluas 383 m2 atas permohonan PT Bank Danamon Kanwil III Surabaya pada Selasa (12/11/2019) di Ruang e-Auction KPKNL Kupang, Gedung Keuangan Negara Kupang Lantai 4.

Tanah dan bangunan yang dilelang melalui sistem e-Auction (aplikasi lelang internet) tersebut terjual dengan harga Rp 7 Milyar.

Pilkada Belu 2020: Daftar Bersama Willybrodus Lay di PAN, Ini Kata Balon Wabup JT Ose Luan

Lalu masih dalam hari yang sama, KPKNL Kupang juga berhasil melelang 8 kendaraan bermotor roda dua atas permohonan Yayasan Plan International Indonesia Program Implementation Area Lembata, 5 diantaranya laku terjual diatas harga limit.

Perkembangan capaian lelang e-Auction mengalami kenaikan yang signifikan dari tahun ke tahun, oleh karena itu Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melalui Direktorat lelang dan Direktorat PKNSI terus melakukan penyempurnaan terhadap aplikasi lelang internet diantaranya dengan pemanfaatan virtual account untuk lelang konvensional dengan dilakukan penyesuaian tata cara penyetoran dan pengembalian uang jaminan yang telah berlaku sejak April 2017.

Di Ende Masih Ada Warga yang Buang Hajat di Pantai, Ini Kata Lurah Mbongawani, Hasan

Lelang e-Auction dan e-Convetional Auction merupakan inovasi DJKN dalam rangka memberikan layanan di KPKNL.

Melalui aplikasi yang berbasis web yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja, terbukti mampu menambah Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui sektor lelang dengan menghasilkan nilai jual yang signifikan dengan kenaikan harga yang fantastis.

Memasuki usia yang ke-13 tahun ini, DJKN terus menerus melakukan sosialisasi dan meningkatkan pelayanan lelang kepada masyarakat mulai dari pendaftaran, penawaran lelang melalui close bidding, open bidding dan dengan e-Convetional Auction dan penjelasan mengenai virtual account sampai pengembalian uang jaminan oleh bendahara penerima yang semuanya dijelaskan kepada publik melalui berbagai media, baik media cetak, media elektronik maupun media sosial.

Hal ini bertujuan agar pengguna jasa lelang dapat berubah mindsetnya dari pengguna lelang konvesional biasa menjadi e-Conventional Auction, dengan demikian transparansi lelang akan lebih terbuka sehingga hasil lelang akan lebih maksimal.

Selain itu, dalam rangka memberi kemudahan kepada pemohon lelang dalam mengajukan permohonan lelang DJKN saat ini sudah melakukan inovasi yaitu jika ingin mengajukan permohonan lelang maka bisa dilaksanakan secara online melalui www.lelang.go.id atau mengunduh aplikasi Lelang Indonesia di Google Playstore sehingga pemohon bisa memonitor proses lelang. (Hinji)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved