BPP NTT Siap Tuntaskan Persoalan Batas Antarkabupaten di Provinsi NTT

- Badan Pengelola Perbatasan (BPP) Provinsi NTT berupaya maksimal menyelesaikan batas wilayah antarkabupaten dan antar kota dengan kabupaten di NTT.

BPP NTT Siap Tuntaskan Persoalan Batas Antarkabupaten di Provinsi NTT
ISTIMEWA
Kepala BPP Provinsi NTT, Linus Lusi dan Pemred Pos Kupang Hasyim Ashari foto bersama staf 

BPP NTT Siap Tuntaskan Persoalan Batas Antarkabupaten di Provinsi NTT

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Badan Pengelola Perbatasan (BPP) Provinsi NTT berupaya maksimal menyelesaikan batas wilayah antarkabupaten dan antar kota dengan kabupaten di NTT.

"Untuk batas kabupaten kota rata-rata sudah tuntas kemarin. Batas Belu-Malaka sudah selesai. Tinggal menentukan titik koordinat," kata Kepala BPP Provinsi NTT, Linus Lusi saat menerima Pemimpin Redaksi (Pemred) Pos Kupang, Hasyim Ashari di ruang kerjanya, Senin (11/11/2019).

Sedangkan batas negara RI-Republik Demokratik Timor Leste juga telah diselesaikan. Menurutnya, otoritas kewenangan menyelesaikan batas negara berada pada pemerintah pusat.

16 Persen Warga Belum Memiliki Jamban Sehat

Untuk batas negara RI-Timor Leste di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kabupaten Kupang dan TTU memiliki wilayah yang berbatasan langsung dengan Distrik Oecusse, Timor Leste.

"Secara prinsip sudah selesai terkait batas negara, versi pemerintah sudah sudah selesai," katanya.

Timor Leste, kata Linus, menggunakan traktat 1904 yang dihasilkan saat zaman kolonial di mana trakat tersebut merupakan warisan bangsa kolonial. Kolonial Portugis dan Belanda membagi dua wilayah Timor untuk wilayah koloninya.

Pihaknya dalam upaya penetapan batas negara memfasilitasi masyarakat adat untuk memberikan justifikasi dari sisi kearifan lokal dan bukti sosial budaya. "Diharapkan pemerintah pusat menggunakan itu untuk memperkuat diplomasi," ujarnya.

Namun demikian, lanjut Linus, dalam penetapan batas negara sesuai aturan Internasional, sisi kearifan lokal dan bukti sosial budaya tidak menjadi acuan dalam penetapan batas negara.

TERBONGKAR! Ini Pencekal Habib Rizieq Balik ke Indonesia, Reaksi Menkopulhukam Mafud MD?

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved