Jamban Sehat
16 Persen Warga Belum Memiliki Jamban Sehat
Terkait dengan masalah kesehatan di lingkungan masyarakat khususnya jamban, ini menjadi program prioritas Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Timur
Penulis: Robert Ropo | Editor: Bebet I Hidayat
16 Persen Warga Belum Memiliki Jamban Sehat
POS-KUPANG. COM | WAINGAPU - Hari ini memperingati Hari Kesehatan Sedunia. Untuk tingkat NTT persoalan kesehatan masih menjadi masalah besar seperti stunting, kematian ibu dan anak serta masih banyaknya warga NTT atau 16 persen warga NTT yang belum memiliki jamban.
Akibatnya masih terlihat warga melakukan buang air besar sembarangan (BABS).
Terkait dengan masalah kesehatan di lingkungan masyarakat khususnya jamban, ini menjadi program prioritas Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupen Sumba Timur.
Wakil bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, ST.,MT ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa (12/11/2019) mengatakan, terkait jamban masuk dalam program sanitasi berbasis masyarakat. Program ini masyarakat sangat diwajibkan untuk memiliki jamban.
• BREAKING NEWS: Sebanyak 115 KK di Desa Oeteta Kupang Belum Miliki Jamban Sehat
Melalui program ini juga, kata Umbu Lili, dari 22 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sumba Timur sebagian kecamatan salah satunya Kecamatan Katala Hamu Lingu sudah 100% masyarakatnya telah memiliki jamban.
"Kita Paksakan seluruh Desa masyarakatnya harus memiliki jamban,"tandasnya.
Umbu Lili mengatakan dukungan program tersebut selain dari dukungan pemberdayaan dana desa dan juga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur.
"Masyarakat harus memiliki jamban dan ini merupakan program prioritas. Karena pertama ini juga merupakan salah satu indikator penilaian KK itu masuk kk miskin atau tidak,"pungkas Umbu Lili. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bergotong-royong-membangun-jamban-sehat.jpg)