Jamban Sehat

42 Desa di Manggarai Dapat Program Jamban, Dikerjakan Secara Swadaya

42 Desa di Manggarai dapat program jamban, ini penjelasan Oktoviani Jehar, Kabid Permukiman Rakyat

42 Desa di Manggarai Dapat Program Jamban, Dikerjakan Secara Swadaya
Istimewa dok TMMD
Bangunan jamban sehat hasil karya TMMD ke -103 di Desa Fatukoko, Kecamatan Mollo Barat 

42 Desa di Manggarai dapat program jamban, ini penjelasan Oktoviani Jehar, Kabid Permukiman Rakyat

POS-KUPANG.COM | BORONG - Jamban bagi warga kurang mampu di Kabupaten Manggarai tahun 2019 ada 42 desa yang mendapat bantuan pembuatan jamban secara individual dan komunal.

Pembuatan jamban tersebut menggunakan dana alokasi khusus ( DAK) APBN. Jamban ini sudah diluncurkan sejak 2017, 2018 dan 2019.

"Program jamban di Manggarai memakak dana APBN 2019 pada 42 desa di Manggarai.Nama programnya sanitasi lingkungan berbasis masyarakat.

Program ini dikerjakan secara swadaya oleh kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang dibentuk oleh desa," kata Oktoviani R. Jehar, Kabid Permukiman Rakyat pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Manggarai saat ditemui POS-KUPANG.COM di Ruteng, Selasa (12/11/2019) siang.

Ia menjelaskan, bantuan jamban bagi warga kurang mampu dari pemerintah diawasi oleh dinas bersama tenaga pendamping.

BREAKING NEWS: Sebanyak 115 KK di Desa Oeteta Kupang Belum Miliki Jamban Sehat

Oktoviani R Jehar, Kabid Pemukiman Rakyat
Oktoviani R Jehar, Kabid Pemukiman Rakyat (POS-KUPANG.COM/Aris Ninu)

"Pemerintah siapkan bahan bangunan seperti closet, semen, pipa dan pasir lalu warga yang kerja secara swadaya," kata Viani, begitu nama panggilan Kabid Permukiman Rakyat.

Ia mengungkapkan, pembangunan jamban individual 1 desa Rp 40 juta dan komunal 1 desa Rp 40 juta.

"Untuk pembangunan individual satu desa Rp 50 juta dan 1 unit jamban Rp 4 juta. Kalau jamban komunal ada lima sampai 10 KK satu septik tank. Tetapi jambannya dibangun masing-masing tapi lubangnya satu karena rumahnya berdekatan satu sama lain," kata Viani.

Ia menjelaskan, tujuan pembangunan jamban bagi warga ini dalam rangka mencegah warga jangan membuang air sembarangan dan menciptakan lingkungan yang bersih.

"Program ini sudah jalan sejak tahun 2017 lalu sudah pemanfaatannya bagi warga sehingga ke depan akan ada bantuan jamban bagi warga kurang mampu," papar Viani. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved