Kadis Koperindag : Hadirkan Pihak Pertamina Cari Solusi Terkait Pengaduan Pedagang Bensin Eceran

pemerintah melarang menjual belikan BBM bersubsidi di luar harga subsidi yang telah ditentukan pemerintah.

Kadis Koperindag : Hadirkan Pihak Pertamina Cari Solusi Terkait Pengaduan Pedagang Bensin Eceran
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak suasana pertemuan antara para pedagang bensin eceran dengan anggota DPRD Kabupaten TTS 

Kadis Koperindag: Hadirkan Pihak Pertamina Guna Mencari Solusi Terkait Pengaduan Pedagang Bensin Eceran

POS-KUPANG.COM|SOE -- Kepala Dinas Koperindag dan UKM Kabupaten TTS, Benny F. Tobo,SE menyarankan kepada DPRD Kabupaten TTS untuk menghadirkan pihak Pertamina guna mencari solusi terhadap pengeluhan para pedagang bensin eceran di Kabupaten TTS.

Pasalnya, secara regulasi migas, pemerintah melarang menjual belikan BBM bersubsidi di luar harga subsidi yang telah ditentukan pemerintah.

"Selama ini kita tutup mata saja melihat aktivitas tab dan jual bensin premium secara eceran dengan harga di luar subsidi. Karena kita berpikir, hal tersebut juga untuk membantu masyarakat luas dan membuka lapangan pekerjaan. Tetapi memang secara regulasi hal itu sebenarnya tidak diperbolehkan. Oleh sebab itu, jika ingin mencari solusi untuk menjawab pengeluhan para pedagang bensin eceran yang saat ini sudah tidak dilayani lagi pihak SPBU adalah dengan menghadirkan pihak Pertamina," sarannya.

Untuk diketahui, Jumat (8/11/2019) puluhan pedagang bensin eceran mendatangi DPRD TTS guna menyampaikan keluhan terkait larangan lisan yang dikeluarkan Bupati TTS, Egusem Piether Tahun agar pihak SPBU tidak melayani para pedagang bensin eceran.

Para pedagang bensin eceran mengeluh kesulitan mendapatkan bensin premium di SPBU karena pihak SPBU tidak lagi melayani mereka.

Oleh sebab itu, para perdagangan bensin eceran yang tergabung dalam persatuan pedagang bensin eceran kabupaten TTS mendatangi gedung DPRD TTS guna meminta solusi terhadap persoal yang mereka hadapi.

Daniel Taneo, perwakilan dari para pedagang bensin eceran mengeluh kesulitan mendapatkan bensin premium pasca Bupati Tahun mengeluarkan larangan melayani pedagang bensin eceran. Oleh sebab itu, pihaknya datang bertemu dengan anggota DPRD Kabupaten TTS guna meminta solusi agar usaha mereka bisa tetap berjalan.

"Kami minta bapak-bapak DPRD tolong bantu kami carikan solusi agar usaha kami bisa tetap jalan. Apa yang kami lakukan ini juga untuk membantu masyarakat dan pemerintah. Kami minta agar diberikan solusi sehingga usaha kami bisa tetap jalan," pintanya.

Anggota DPRD Kabupaten TTS, David Boimau dihadapan para pedagang bensin eceran mengaku, dirinya sudah bolak-balik melihat regulasi tentang undang-undang migas, tetapi tidak menemukan aturan untuk bisa mengakomodasi para pedagang bensin eceran.

Raul Lemos Galau, Beberkan Selingkuh & Bau Bangkai, Terkait Krisdayanti? Ini Reaksi Warganet

Susi: Kami Termehek-Mehek, Utang BPJS ke RSUD KRMT Wongsonegoro Rp 65 Miliar Belum Dibayar

"Saya dari tadi bolak-balik lihat aturan tetapi memang tidak ada point' untuk bisa menjawab aspirasi para pedagang bensin eceran," tuturnya. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved