Ini Yang Dilakukan Kepsek SMAK Frater Ndao Saat Siswanya Berprestasi
Kedua siswa berhasil mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 5 Juta dan piagam penghargaan serta piala.
Penulis: Romualdus Pius | Editor: Rosalina Woso
Ini Yang Dilakukan Kepsek SMAK Frater Ndao Saat Siswanya Berprestasi
POS-KUPANG.COM|ENDE--Kepala Sekolah SMAK Frateran Ndao, Ende, Frater Wiliam Satel Sura BHK mengapresiasi prestasi yang diraih oleh para siswanya dalam ajang Science Competition Tingkat SMA sedaratan Flores dan Lembata yang di selenggarakan oleh Universitas Nusa Nipa (UNIPA) di Maumere pada 24 Oktober 2019.
Hal tersebut dikatakan Kepala Sekolah SMAK Frateran Ndao, Frater Wiliam Satel Sura BHK kepada Pos Kupang.Com, Kamis (31/10/2019).
Menurut Frater William apa yang dilakukan oleh kedua siswa tidak saja membanggakan bagi keduanya namun juga nama baik sekolah.Oleh karena itu pihaknya berharap agar kedua siswa dapat terus meningkatkan kapasitas diri agar bisa menjadi yang terbaik pada ajang lainnya tidak saja di tingkat daerah namun juga regional bahkan nasional.
Selain itu prestasi kedua siswa diharapkan bisa menjadi pemicu bagi siswa lainnya agar bisa membuat prestasi serupa dalam ajang lainnya.
Untuk diketahui dua orang siswa SMAK Frateran Ndao, Ende keluar sebagai juara 1 dalam ajang Science Competition Tingkat SMA sedaratan Flores dan Lembata yang di selenggarakan oleh Universitas Nusa Nipa (UNIPA) di Maumere pada 24 Oktober 2019.
Kedua peserta didik Veronika A.A. Gudi dan Shelby Antonio V. Tanusi adalah siswa dari SMATER NDAO Ende,kelas 12 program MIPA1, yang turut serta dalam kompetisi di bidang sains yang meliputi bidang studi Fisika,Kimia dan Biologi.
Wakil Sekolah SMAK Frateran Ndao, Ende, Bidang Kurikulum, Abdon Mae, S.Si mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Senin (28/10/2019) di Ende.
Abdon mengatakan kompetisi dibidang sains yang diselenggarakan oleh UNIPA selama dua hari dari tanggal 25 - 26 Oktober 2019, merupakan sebuah ajang untuk menepis bahwa anak - anak generasi digital sudah tidak berminat terhadap sains dan teknologi.
“Suatu pembuktian yang luar biasa bagi propinsi NTT dan juga bagi sekolah di daratan Flores dan Lembata, untuk berbenah dan mempersiapkan peserta didiknya agar berani bersaing dengan teman - temannya dari sekolah lain dalam kompetisi baik dibidang sains maupun bidang sosial budaya,”ujarnya.
Lomba yang digelar dalam tiga babak, Veronika A.A. Gudi dan Shelby Antonio V. Tanusi, mampu tampil terbaik dan melibas tantangan yang datang dari sesama temannya dari sekolah lain.
Kedua siswa berhasil mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 5 Juta dan piagam penghargaan serta piala.
“Kita patut berbangga dengan prestasi ini. Tentunya kita berharap kegiatan ini terus di laksanakan pada tahun mendatang. Sehingga kita terus mengasah kemampuan peserta didik kita untuk menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Atas keberhasilan kedua siswa ujar Abdon pihak sekolah memberikan apresiasi dan berharap mereka tidak cepat puas dengan prestasi yang ada namun terus memacu diri untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.
“Semoga dengan keberhasilan ini bisa memotivasi para siswa lain untuk ikut berprestasi,”kata Abdon.
Guru pendamping Andreas K. Hajon,S.Pd,mengatakan bahwa pihaknya tidak secara khusus menyiapkan kedua siswa untuk mengikuti lomba tersebut namun demikian mereka bersyukur bisa mendapatkan hasil yang optimal.