Gawat! Sebanyak 36 Ribu Warga di Nusa Tenggara Timur Pengguna Narkoba

Gawat! Sebanyak 36 ribu warga di Nusa Tenggara Timur ( NTT) jadi pengguna narkoba

Gawat! Sebanyak 36 Ribu Warga di Nusa Tenggara Timur Pengguna Narkoba
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Talk show Diseminasi Informasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui kegiatan Pencanangan Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) se-Kota Kupang, di Phoenix Restaurant, Rabu (30/10/2019). 

Gawat! Sebanyak 36 ribu warga di Nusa Tenggara Timur ( NTT) jadi pengguna narkoba

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN) Republik Indonesia Komisaris Jenderal Polisi Drs. Heru Winarko, SH memaparkan pemakai narkoba di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) mencapai 36.000 orang.

Hal itu disampaikan Heru Winarko dalam talk show Diseminasi Informasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui kegiatan Pencanangan Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) se-Kota Kupang, di Phoenix Restaurant, Rabu (30/10/2019).

Hari ini Tiga Daerah di NTT Berpotensi Terjadi Hujan, Bagaimana di Daerah Anda? Simak Penjelasannya

Heru katakan, jumlah pengguna narkoba di NTT cukup banyak atau 57% dari 5,6 juta total jumlah penduduk di wilayah berbasis kepulauan ini. Sementara 15.000 jiwa di antaranya merupakan pemakai yang ingin coba-coba menggunakan narkoba.

Dijelaskannya, saat ini ada 803 jenis narkoba baru atau New Psychoactive Substances (NPS) yang ada di dunia dan di Indonesia ada 79 NPS yang menjadi golongan satu narkotika.

Bupati Ray: Pemda TTU Akan Bantu Biaya Pemasangan Listrik Bagi Keluarga Miskin

Untuk itu ia meminta Pemerintah Kota Kupang untuk memperkuat Assessment Center Hukum dan kesehatan, rehabilitasi serta sinergitas antara BNN dan Pemerintah Kota Kupang dalam upaya memerangi narkoba.

"Masalah penggunaan dan peredaran narkoba ini merupakan musuh bersama yang dapat merusak generasi penerus bangsa Indonesia," tegas Heru.

Ia mengatakan, penyalahgunaan narkoba bukan merupakan aib keluarga tetapi merupakan masalah nasional yang menjadi tanggung jawab bersama yang harus ditanggulangi secara terpadu, terkoordinir, terarah dan berkelanjutan serta dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh.

Karena itu, Heru menegaskan diperlukan komitmen bersama yang melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk menanggulangi atau memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Kupang.

Hadir dalam talks show tersebut Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, Deputi Pencegahan BNN RI Irjen Pol, Arjan Pramuka Putra, SH.M.Hum, Kepala Biro Humas Setamma BNN RI Brigjen Pol, Sulistyo Pudjo Hartono, SIK, M.Si, Kepala BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol, Teguh Imam Wahyudi, SH.MM, Camat & Lurah Se-Kota Kupang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved