Pertemuan Lintas Sektor PKM Lamaau, Komitmen Bersama Cegah Stunting

Pertemuan Lintas Sektor PKM Lamaau, di Kecamatan Ile Ape TimurKomitmen Bersama Cegah Stunting

Pertemuan Lintas Sektor PKM Lamaau, Komitmen Bersama Cegah Stunting
ISTIMEWA
Kegiatan lokakarya dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Ansel Bahy, Camat Ile Ape Timur Yoseph Raya, Ketua Tim Penggerak PKK Ile Ape Timur Agnes Wahon, Kepala Puskesmas Lamau Kristoforus B. Werang, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Markus Kwihal, SKM dan kades wilayah pelayanan Kecamatan Ile Ape Timur dan para Kepala sekolah. 

Pertemuan Lintas Sektor PKM Lamaau, di Kecamatan Ile Ape TimurKomitmen Bersama Cegah Stunting

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Penanganan masalah kesehatan yang ada di kabupaten Lembata terkhusus wilayah Kecamatan Ile Ape Timur harus melibatkan banyak unsur. Maka dari itu pertemuan lintas sektor harus dihadiri oleh semua pihak yang ada di kecamatan Ile Ape Timur.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Ansel Bahy, menggarisbawahi perlu adanya kebersamaan membangun komitmen penggalangan reakreditasi, pencegahan stunting (Kepesta).

Dinas Pariwisata Nagekeo Pilih Kampung Pajorejo Jadi Tempat Pelatihan Pariwisata

Ia juga meminta keterlibatan semua komponen dalam kegiatan dalam rangka HKN.
Ansel Bahy juga memberikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Ile Ape Timur terhadap kegiatan lintas sektor.

"Hari ini mari sama-sama berpikir tentang bagaimana cara hidup sehat, karena bukan hanya tugas tenaga kesehatan tetapi tugas kita semua," ungkapnya, Senin (28/10/2019).

Cara Pembunuh Bayaran Habisi Apriyanita PNS PUPR Sebelum Cor Mayatnya di Kuburan, Info

Camat Ile Ape Timur Yoseph Raya, mengatakan, salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak di Lembata dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.

"Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih," tutur Yoseph.

Diterangkan Camat Ile Ape Timur, kesehatan berada di hilir. Seringkali masalah-masalah non kesehatan menjadi akar dari masalah stunting, baik itu masalah ekonomi, sosial, budaya, kemiskinan, kurangnya pemberdayaan perempuan, serta masalah degradasi lingkungan. Karena itu, ditegaskan oleh Yoseph, kesehatan membutuhkan peran semua sektor dan tatanan masyarakat.

Dalam lokakarya mini lintas sektor di bahas rencana tindak lanjut bulan Agustus 2019, antara lain pembentukan Tim KEPESTA (Kelompok Peduli Stunting) yang sudah dilaksanakan sesuai SK Camat Ile Ape Timur, penanaman toga dan CTPS di sekolah (belum dilaksanakan), sosialisasi gigitan HPR (belum dilaksanakan), pembentukan Posbindu 6 desa (sudah dilaksanakan) dan program Inovasi Germas Sari.

Sedangkan terkait STBM masih ditemukan rumah yang memiliki/sharing dengan tetangga, dan tidak memiliki CPTS, ditemukan hewan ternak di pemukiman warga, dan masih ditemukan kurangnya kesadaran warga dalam menangani kebersihan rumah dan halamannya.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved