Pertemuan Lintas Sektor PKM Lamaau, Komitmen Bersama Cegah Stunting
Pertemuan Lintas Sektor PKM Lamaau, di Kecamatan Ile Ape TimurKomitmen Bersama Cegah Stunting
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
Pertemuan Lintas Sektor PKM Lamaau, di Kecamatan Ile Ape TimurKomitmen Bersama Cegah Stunting
POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Penanganan masalah kesehatan yang ada di kabupaten Lembata terkhusus wilayah Kecamatan Ile Ape Timur harus melibatkan banyak unsur. Maka dari itu pertemuan lintas sektor harus dihadiri oleh semua pihak yang ada di kecamatan Ile Ape Timur.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Ansel Bahy, menggarisbawahi perlu adanya kebersamaan membangun komitmen penggalangan reakreditasi, pencegahan stunting (Kepesta).
• Dinas Pariwisata Nagekeo Pilih Kampung Pajorejo Jadi Tempat Pelatihan Pariwisata
Ia juga meminta keterlibatan semua komponen dalam kegiatan dalam rangka HKN.
Ansel Bahy juga memberikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Ile Ape Timur terhadap kegiatan lintas sektor.
"Hari ini mari sama-sama berpikir tentang bagaimana cara hidup sehat, karena bukan hanya tugas tenaga kesehatan tetapi tugas kita semua," ungkapnya, Senin (28/10/2019).
• Cara Pembunuh Bayaran Habisi Apriyanita PNS PUPR Sebelum Cor Mayatnya di Kuburan, Info
Camat Ile Ape Timur Yoseph Raya, mengatakan, salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak di Lembata dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.
"Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih," tutur Yoseph.
Diterangkan Camat Ile Ape Timur, kesehatan berada di hilir. Seringkali masalah-masalah non kesehatan menjadi akar dari masalah stunting, baik itu masalah ekonomi, sosial, budaya, kemiskinan, kurangnya pemberdayaan perempuan, serta masalah degradasi lingkungan. Karena itu, ditegaskan oleh Yoseph, kesehatan membutuhkan peran semua sektor dan tatanan masyarakat.
Dalam lokakarya mini lintas sektor di bahas rencana tindak lanjut bulan Agustus 2019, antara lain pembentukan Tim KEPESTA (Kelompok Peduli Stunting) yang sudah dilaksanakan sesuai SK Camat Ile Ape Timur, penanaman toga dan CTPS di sekolah (belum dilaksanakan), sosialisasi gigitan HPR (belum dilaksanakan), pembentukan Posbindu 6 desa (sudah dilaksanakan) dan program Inovasi Germas Sari.
Sedangkan terkait STBM masih ditemukan rumah yang memiliki/sharing dengan tetangga, dan tidak memiliki CPTS, ditemukan hewan ternak di pemukiman warga, dan masih ditemukan kurangnya kesadaran warga dalam menangani kebersihan rumah dan halamannya.
Maka dari itu, sangat diperlukan sosialisasi yang berkelanjutan, monev berkelanjutan, bantuan/rangsangan dari desa, mengaktifkan hari bersih atau lebih dikenal dengan Jumat bersih.
Selain itu adapun beberapa Prioritas masalah seperti Kenaikan BB ( N/D ) 67 % dari target 85 %, Balita Gizi Buruk yang ditemukan 2,4 % (target kurang dari 1%), Balita Gizi Kurang yang ditemukan 16,5 % (target kurang dari 5%), Balita Kurus yang Ditemukan 8,4 % (target kurang dari 1 % ), Balita Sangat Kurus yang ditemukan 2,4%, target kurang 1 % dan balita stunting yang ditemukan 17,1 % dari target kurang dari 20 % (Mencapai Target).
Kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang penyakit tidak menular dan HPR maka perlu adanya sosialisasi ke seluruh masyarakat.
Untuk PTM dan HPR, disebutkan sejauh ini kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bahaya rabies dan hewan penyebar virus rabies, rendahnya cakupan pelayanan penderita Hipertensi dan Diabetes dan dendahnya capaian pemeriksaan atau deteksi dini kanker serviks (Iva).
Untuk KIA, K1 murni tergolong rendah disebabkan rendahnya kunjungan rumah oleh kader Posyandu dan TP PKK desa, kehamilan di luar wilayah, tidak direncanakan dan hamil di luar nikah serta kurang adanya komunikasi dan informasi dari ibu hamil, keluarga, kader, bidan dan sektor terkait.