Kota Kupang Harus Bebas dari Kasus Perjudian

Wilayah Kota Kupang otomatis harus bebas dari kasus perjudian. Penyakit masyarakat ini cukup meresahkan masyarakat.

Kota Kupang Harus Bebas dari Kasus Perjudian
Pos Kupang/Hermina Pello
Walikota Kupang, Jonas Salean 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Wilayah Kota Kupang otomatis harus bebas dari kasus perjudian. Penyakit masyarakat ini cukup meresahkan masyarakat.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD NTT, Jonas Salean, S.H,M. Si saat ditemui di Gedung DPRD NTT, Senin (21/10/2019).

Jonas mengakui, masalah judi adalah penyakit masyarakat yang selalu meresahkan, karena itu, Kota Kupang otomatis harus bebas dari perjudian.

SMP Katolik Theresia Raih juara I dan II Lomba Cerdas Cermat Biologi Tingkat Provinsi NTT

"Kota Kupang harus bersih dari judi dan belakangan ini saya melihat beberapa jenis judi mulai berkurang seperti judi sambung ayam. Tapi kalau kini marak, maka saya minta masyarakat bisa laporkan ke aparat penegak hukum," kata Jonas.

Menurut Jonas, masyarakat harus proaktif untuk melaporkan apabila masalah judi meresahkan. Pengaduan bisa dilakukan melalui RT, RW maupun langsung ke aparat kepolisian terdekat.

Donatus David Pimpin DPRD Sikka

"Kita minta masyarakat proaktif laporkan apabila ada praktek judi di wilayah masing-masing. Lapor bisa melalui RT,RW, Kelurahan. Saat ini pos polisi, polsek sudah dekat, jadi bisa dilaporkan ke sana. Kita juga minta aparat penegak hukum proaktif atasi masalah ini," katanya.

Disinggung soal kasus judi online, Mantan Walikota Kupang ini mengakui, jenis judi secara online ini masih baru dan dirinya baru juga mengetahui informasi itu.

"Kalau ada judi online ,memang saya baru dengar, karena itu sekali lagi masyarakat juga harus proaktif lapor ke pihak berwajib. Tapi belakangan ini pak Yudi Sinlaeloe sebagai Direskrimum Polda sangat konsen memberantas masalah judi," ujarnya.

Namun, lanjutnya dengan perkembangan teknologi maka, berbagai cara pasti dilakukan masyarakat untuk berjudi termasuk secara online.

"Cara berjudi ini, tentu aparat kepolisian lebih tahu sehingga kita harapkan kedepan kasus ini bisa diatasi," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved