921 Siswa di Paroki Onekore Ende Terima Minyak Krisma

Sebanyak 921 orang siswa yang bersekolah di wilayah Paroki St Yoseph Onekore, Kevikepan Ende, menerima minyak krisma

921 Siswa di Paroki Onekore Ende Terima Minyak Krisma
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Siswa di Paroki Onekore Ende menerima minyak krisma, Minggu (20/10/2019) 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Sebanyak 921 orang siswa yang bersekolah di wilayah Paroki St Yoseph Onekore, Kevikepan Ende, Keuskupan Agung Ende, Minggu (20/10/2019) menerima minyak krisma.

Menurut Ketua Panitia, Amatus Peta mengatakan bahwa 921 orang siswa tersebut berasal dari 14 sekolah yang ada dalam wilayah Paroki Onekore baik siswa SLTP dan SLTA serta SMK dan juga mahasiswa maupun umat yang berada dalam wilayah Paroki Onekore.

Ke-921 orang siswa menerima minyak krisma yang diberikan melalui 4 orang imam masing-masing Vikjen Keuskupan Agung Ende, RD Cerilus Lena dan Pastor Paroki Onekore, Pater Herman Sina SVD serta Pater Jhon Balan SVD dan Pater Krispin Lado SVD.

50 Pelari Ikut Ultra-Marathon Sejauh 57 Kilometer dari Ende Sampai Nagekeo

Vikjen Keuskupan Agung Ende, RD Crilius Lena dalam kotbahnya mengatakan bahwa dengan menerima minyak krisma menjadi suatu tanda kedewasan dalam iman.

Suatu bentuk kedewasan dalam iman dalam senantiasa tekun dalam doa. Doa bisa dilakukan dimana saja baik di rumah maupun di sekolah maupun di perjalanan.

RD Crilus Lena mengajak para peserta penerima minyak krisma agar jangan jenuh dalam berdoa karena barang siapa yang tekun dalam doa maka Tuhan akan mengambulkan doa-doanya meskipun menghadapi suatu pergumulan hidup yang sulit sekalipun.

Bupati Ende: Gerakan Kepramukaan Pilar Pendidikan Kaum Muda

RD Crilus mengatakan kalau di rumah dalam berdoa hendaknya melibatkan banyak orang tidak hanya satu orang karena yang biasa melakukan hal itu adalah ibu namun juga hendaknya melibatkan bapak dan juga anak-anak.

RD Crilus berpesan agar harus menjadi pribadi yang merasa senang tak kala orang lain gembira dan juga jangan menari diatas air mata orang lain.

Seorang peserta krisma, Joane Caprisriani Putri mengatgakan bahwa dirinya senang bisa menerima minyak krisma dan dia berjanji akan menjadi pribadi Katolik yang dewasa dalam hal iman.

Pelaksanaan pemberian krisma ditandai dengan tarian serta penampilan koor yang mengenakan pakaian adat dari berbagai etnis di Flores seperti dari Ende dan Nagekeo serta Ngada.

Tarian dan koor dibawakan oleh siswa dari SMPK Santa Ursula Ende. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved