Satpol PP Mabar Belum Bisa Melakukan Penyegelan Terhadap Bangunan Marina yang Belum Miliki IMB

sebelum penyegelan harus dilakukan peringatan pertama sampai ketiga oleh instansi terkait.

Satpol PP Mabar Belum Bisa Melakukan Penyegelan Terhadap Bangunan Marina yang Belum Miliki IMB
POS KUPANG/SERVAN MAMILIANUS
Acara soft launching area komersil marina Labuan Bajo, Sabtu (18/5/2019) lalu.

Satpol PP Mabar Belum Bisa Melakukan Penyegelan Terhadap Bangunan Marina yang Belum Miliki IMB

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), belum bisa melakukan penyegelan terhadap bangunan marina Labuan Bajo yang belum memiliki IMB.

PLT Kepala Satpol PP Mabar Stef Salut, menjelaskan bahwa sebelum penyegelan harus dilakukan peringatan pertama sampai ketiga oleh instansi terkait.

"Harus ada peringatan pertama, kedua sampai ketiga dari instansi tekhnis seperti Dinas Perumahan karena dinas itu yang mengeluarkan IMB. Setelah ada peringatan sampai ketiga, maka Satpol PP juga memberikan surat teguran sampai ketiga, setelah itu baru bisa kami lakukan penyegelan. Sampai hari ini belum ada perkembangan baru," kata Stef kepada POS--KUPANG.COM, Sabtu (19/10/2019).

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Edistasius Endi, menyebut melo drama terkait konsistensi pemerintah daerah setempat terhadap tindaklanjut rekomendasi tentang penyegelan bangunan marina yang tidak memiliki IMB dan tunggakan pembayaran galian C oleh marina.

Edistasius menyampaikan itu saat memimpin sidang penyampaian laporan Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah terhadap kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara tahun anggaran 2020.

Edistasius menyentil kata melo drama itu katanya meminjam istilah dari salah satu anggota dewan Robertus Loyman yang pada rapat sebelumnya sudah menggunakan kata itu terkait masalah marina.

"Pada rapat kali lalu, PLT Pol PP tegas mengatakan segel. Dinas Perumahan juga omong hentikan pembangunan marina yang tanpa IMB. Hanya karena hari itu capek, kalau tidak langsung pergi segel dan hentikan hari itu. Begitu hari berikutnya pergi, ternyata berbalik. Apakah ini yang dimaksud dengan melo drama. Jangan dilanjutkan melo dramanya, hentikan," tegas Edistasius.

VIDEO: Pengungsi Wamena Asal NTT Trauma Berat. Nelfi Pono Tak Mau Kembali Lagi. Tonton Videonya

TNI Ringankan Beban Warga Desa Nananoe, Ini Hal yang Dilakukannya

Betrand Peto dari Manggarai, Kini Tenar & Jadi Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Siap Beli Rumah Mewah

Menurutnya masalah bangunan marina yang tanpa IMB serta tunggakan galian C, bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi DPRD juga. (Lporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servantinus Mammilianus).

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved