Berita Pendidikan

Publikasi Riset Indonesia Peringkat Pertama ASEAN, Kepoin Yuk!

Riset dan inovasi mengalami peningkatan pesat dalam ditandai pencapaian publikasi ilmiah internasional di urutan pertama ASEAN.

Publikasi Riset Indonesia Peringkat Pertama ASEAN, Kepoin Yuk!
kompas.com
Forum Silaturahim dan Dialog di Kemenristekdikti 

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi  Menristekdikti,  Mohamad Nasir mengatakan inovasi dalam bentuk perusahaan startup binaan Kemenristekdikti mengalami pertumbuhan signifikan.

Hal itu bisa dilihat dari penambahan jumlah yang mengalami peningkatan luar biasa. Pada tahun 2015 ada 54 startup, tetapi hingga tahun 2019 sudah ada 1.307 startup.

Artinya, ada peningkatan 1.253 startup dalam lima tahun terakhir. Pekerjaan besar selanjutnya adalah inovasi itu harus bisa dihilirisasikan ke industri dan memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional.

Maju Bupati Melalui Jalur Independen, Hari Ini Agus Talan Datangi Kantor KPUD TTU

Hal itu disampaikan dalam forum Silaturahim dan Dialog dengan para Peneliti Ahli utama, Perekayasa Ahli Utama, dan Perekayasa Ahli Madya di Gedung Auditorium BPPT Thamrin Kemenristekdikti, Senin (14/10/2019).

Jangan berhenti pada angka
"Jangan sampai jumlah publikasi, paten, dan inovasi berhenti pada angka-angka semata.

Namun, harus dihilirisasikan ke industri dan masyarakat agar menjadi faktor penggerak ekonomi nasional.

Peneliti dan perekayasa baik dari LPNK dan perguruan tinggi memiliki peran yang sangat besar," ujar Menristekdikti

Mohamad Nasir melalui keterangan tertulis, Selasa (15/10/2019).

Dominan Anak dan Perempuan Pengungsi Wamena Turun di Maumere

Ia menuturkan, riset dan inovasi mengalami peningkatan pesat dalam lima tahun terakhir juga ditandai dengan pencapaian publikasi ilmiah internasional dan paten Indonesia yang menempati posisi pertama di ASEAN.

"Tahun 2013 publikasi riset kita masih ada di nomor empat ASEAN, demikian juga paten juga sama, selalu nomor empat.

Halaman
123
Editor: Apolonia Matilde
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved