Di Ende, Buang Sampah Sembarangan Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp 50 Juta

Di Kabupaten Ende, Buang sampah sembarangan dipenjara 6 bulan dan denda Rp 50 juta

Di Ende, Buang Sampah Sembarangan Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp 50 Juta
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
DPRD Ende Melakukan Raker Dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten End 

Di Kabupaten Ende, Buang sampah sembarangan dipenjara 6 bulan dan denda Rp 50 juta

POS-KUPANG.COM | ENDE - Untuk masyarakat Kabupaten Ende diminta untuk hati-hati membuang sampah pasalnya apabila membuang sampah sembarangan terancam penjara selama 6 bulan serta denda Rp 50 juta.

Hal ini terungkap dalam rapat kerja Komisi III DPRD Kabupaten Ende dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLHD) Kabupaten Ende, Rabu (16/10/2019) di ruang sidang Komisi DPRD Kabupaten Ende.

Dorong Terbentuknya Perda Masyarakat Adat, K-PUHMA Sumba Gelar Seminar

Kadis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ende, Abdul Haris Madjid mengatakan bahwa untuk aturan tentang membuang sampah di Kabupaten Ende sebenaranya sudah ada Perda yang mengatur yakni Perda No 8 Tahun 2014.

Dalam Perda tersebut menyatakan bahwa bagi warga yang kedapatan membuang sampah di sembarangan tempat maka yang bersangkutan akan dipenjara selama 6 bulan serta denda Rp 50 Juta.

Sambut HUT, Golkar Ende Selenggarakan Berbagai Kegiatan, Apa Saja?

Namun demikian Perda yang ada belum pernah diterapkan sehingga dengan demikian sampah masih menjadi masalah klasik di Kota Ende maupun di luar Kota Ende.

Menurut Abdul Haris apabila Perda tentang sampah diterapkan pihaknya yakin bahwa sampah di Kota Ende maupun yang ada diluar Kota Ende bisa diatasi karena ada efek jera bagi masyarakat.

Oleh karena itu pihaknya mengharapkan dukungan dari DPRD Kabupaten Ende untuk proses penerapan Perda yang ada.

"Kalau semua pihak konsisten dengan Perda yang ada maka dapat dipastikan bahwa sampah tidak mungkin berserakan seperti yang selama ini terjadi," kata Abdul Haris.

Fakta yang ada ujar Abdul Haris adalah masih saja ada warga yang kerap membuang sampah di sembarangan tempat dan kerap menjadikan drainase sebagai tempat pembuangan sampah terutama ketika musim hujan.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved