Rentetan Kasus SMPN 2 Nita di Sikka, Pelecehan Seksual Kepsek Hingga Absen ke Sekolah

Rentetan kasus-kasus negatif seolah tak pernah sepi menimpa para pelajar SMPN 2 Nita di Nirangkliung, Kecamatan Nita

Rentetan  Kasus SMPN  2  Nita  di  Sikka,  Pelecehan Seksual Kepsek  Hingga Absen  ke  Sekolah
POS KUPANG/EUGINIUS MO'A
Siswa SMPN 2 Nita di Nirangkliung, 20 Km arah barat Kota Maumere, Pulau Flores datang ke Dinas PPO Sikka, Kamis (10/10/2019). 

Rentetan  Kasus SMPN  2  Nita  di  Sikka,  Pelecehan Seksual Kepsek  Hingga Absen  ke  Sekolah

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--  Rentetan  kasus-kasus   negatif seolah  tak pernah   sepi   menimpa  para  pelajar  SMPN   2 Nita  di    Nirangkliung, Kecamatan  Nita, Kabupaten   Sikka, 40-an Km arat barat  Kota Maumere  di  Pulau  Flores.

Kejadian menggemparkan  ketika suatu siang di  tanggal 30  Juni  2014,  belasan pelajar bersama  orangtua murid  geruduk  Mapolres  Sikka  di  Kota  Maumere.   Kunjungan  mereka  mengadukan perilaku  oknum   mantan  Kepala SMPN  2  saat itu,  KM    melakukan  pelecehan  seksual  kepada belasan  pelajar  putri.

Tak   hanya KM, sang nahkoda   sekolah. Oknum   guru  bantu  LL, juga  tak luput   dari ulah  memalukan  kepada  peserta didik.   LL   melakukan pelecehan  seksual.

Dihadapan  penyidik, KM mengaku  terdorong  melakukan pelecehan seksual  menguji keperawanan para pelajar di sekolah  yang diceritakan  oknum guru  LL.

Perilaku KM  dan LL  yang mencoreng wajah pendidikan  di  Sikka, telah diganjari  hukuman penjara.

Munculnya kembali  pengaduan  belasan pelajar  bersama orangtua,  Kamis   (10/10/2019)  siang  memprotes  Kepala  SMPN  2   Nita, Benyamin  Sareng,dua bulan  tidak  masuk  sekolah dan  guru  mata pelajaran  masuk mengajar ‘senin-kemis’  telah membuka kembali  memori ‘musibah’   empat  tahun lalu.

Semestinya  lembaga pendidikan menjadi rumah kedua  paling nyaman kepada anak didik,  pewaris masa  depan  masyarakat. Namun tiga  kasus  muncul  dalam  rentak  waktu  relatif singkat menjadi  pembelajaran  bagi semua   elemen  yang peduli  pendidikan.

Letak  SMPN 2  Nita di Nirangkliung, sekitar  40  Km arat  barat   Kota Maumere  di   kawasan yang sejuk, jauh  dari  hiruk  pikuk   kehidupan kota, semestinya mendatangkan  suasana nyaman penyelenggaraan  pendidikan dan pengembangan karakter  anak  bangsa. 

Tiga  soal  yang muncul   ini mestinya  memicu  pikiran bersama elemen peduli pendidikan dan masa  depan  anak  kembali  urun  rembuk  membicarakan  ulang masa  depan sekolah dikawasan  pegunungan itu.

Sidang Putusan Sela Korupsi NTT Fair, Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Yuli Afra

BREAKING NEWS : Remaja Di Kupang Ditemukan Tewas Tergantung, Ini Pengakuan Kepsek

Wah, 4 Artis Ini Lebih Cantik Tanpa Make Up, Ada Ayu Ting Ting dan Irish Bella, Lihat Foto-Fotonya!

Silih berganti  muncul  masalah  menciptakan masalah  psikologi  kepada  peserta didik dan orangtua. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius  Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved