12.223 Pasangan Usia Subur di TTU Belum Memakai Alat Kontrasepsi

Sebanyak 12.223 pasangan usia subur di Kabupaten TTU belum memakai Alat kontrasepsi

12.223 Pasangan Usia Subur di TTU Belum Memakai Alat Kontrasepsi
net
ilustrasi kondom 

Sebanyak 12.223 pasangan usia subur di Kabupaten TTU belum memakai Alat kontrasepsi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Sampai dengan Agustus 2019, angka pemakaian alat kontrasepsi bagi pasangan usia subur ( PUS) di Kabupaten Timor Tengah Utata ( TTU) baru mencapai 62,30 persen.

Prosentase pemakaian alat kontrasepsi bagi PUS sebanyak itu setara dengan 20.203 PUS yang telah memakai alat kontrasepsi, dari jumlah secara keseluruhan PUS di kabupaten TTU sebanyak 32.426.

Wisudawan Universitas Flores Jangan Lagi Minta Uang di Orangtua

"Artinya sisanya sebanyak 12.223 PUS yang sampai dengan saat ini belum memakai alat kontrasepsi," ungkap Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten TTU, Frans Xaverius Tas'au kepada Pos Kupang saat ditemui di ruang kerjannya, Jumat (11/10/2019).

Frans mengatakan, meskipun masih banyak PUS yang belum memakai alat kontrasepsi, angka pemakaian alat kontrasepsi untuk PUS pada tahun 2019 ini terbilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Anda Ingin Menggunakan Moda Transportasi Kapal Fery? Lihat Jadwal Penyeberangan Disini

"Kalau kita melihat per kecamatan rata-rata sudah sangat tinggi angka pemakaian alat kontrasepsi. Dan Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya ini meningkat," ungkapnya.

Frans mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan konseling baik konseling kelompok maupun konseling individu bagi para PUS yang sampai dengan saat ini belum memakai alat kontrasepsi.

"Dan kami bukan hanya kami saja. Kami ada tangan-tangan yang ada di desa. Banyak sekali kader KB kami yang bertugas melayani konseling," ujarnya.

Frans menambahkan, para kader KB yang ada di desa-desa tersebut juga telah mengantongi data terkait dengan jumlah PUS yang memakai dan yang belum memakai alat kontrasepsi.

"Karena kami kasih semacam insentif, dan dana itu berasal dari pemerintah pusat yang dikasih kepada mereka. Jadi mereka itulah yang menggerakkan dan ternyata berhasil. Banyak PUs yang ingin memakai alat kontrasepsi," ujarnya.

Dengan sisa waktu yang ada, ungkap Frans, dirinya optimis bahwa target pada tahun 2019 ini semua PUS yang ada di Kabupaten TTU memakai alat kontrasepsi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved