Kisah Sukses Mantan Pekerja Migran di Malaysia, Kini Punya 9 Truk di Kampungnya di Lembata

Simak kisah sukses mantan Pekerja Migran di Malaysia, kini punya 9 truk di kampungnya di Lembata

Kisah Sukses Mantan Pekerja Migran di Malaysia, Kini Punya 9 Truk di Kampungnya di Lembata
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Kosmas Ketepe Langoday (44) pose di samping salah satu mobil dump truknya di rumahnya di Lamahora, Kota Lewoleba, Kamis (10/10/2019). 

Simak kisah sukses mantan Pekerja Migran di Malaysia, kini punya 9 truk di kampungnya di Lembata

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Simak kisah sukses mantan Pekerja Migran di Malaysia, kini punya 9 truk di kampungnya di Lembata.

Tidak semua pekerja migran asal Kabupaten Lembata yang bisa sukses setelah kembali ke kampung halaman. Kebanyakan mereka pergi merantau untuk tujuan membangun rumah yang layak huni dan memberi pendidikan yang layak untuk anak.

Ini yang Dilakukan Jokowi dan Ketum Gerindra Prabowo Seusai Bertemu di Istana Kepresidenan, Jakarta

Tapi apa yang diraih oleh Kosmas Ketepe Langoday (44) lebih dari sekadar membangun rumah dan menyekolahkan anak.

Kos, biasa dia disapa, kini sukses sebagai pengusaha di tanah kelahirannya di Desa Riangbao, Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata.

Dia mempunyai enam unit mobil dump truk, satu unit mobil tangki air, satu unit truk kayu, dan beberapa unit motor mempekerjakan delapan orang sopir dan tujuh orang pekerja di perusahaan transportasi dan pengangkutan material yang dia beri nama CV Mo Ake Tutu.

Saleh Partaonan Daulay Pertegas Posisi PAN dalam Pemerintahan Jokowi-Maruf

Ditemui di Lewoleba, Kamis (9/10/2019), Kos menuturkan awal mula dia pergi ke Malaysia untuk mencari nafkah pada tahun 1992.

Kos masih duduk di bangku kelas II SMA dan dia sempat meminta uang sekolah kepada orangtuanya tetapi tidak ada lagi karena uang sudah digunakan untuk membayar sekolah kakaknya.

"Waktu itu orangtua bilang uang sudah kirim untuk kakak yang sekolah di Waiwerang (Adonara), jadi uang sudah tidak ada lagi," tutur Kos.

Karena sudah tak punya uang untuk sekolah, Kos pun meminjam uang sebesar Rp200 ribu dari orangtua untuk pergi mencari kerja di Malaysia.

Halaman
123
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved