Gaji 1.712 Guru Kontrak di TTU Belum Dibayar

Hingga saat ini Gaji 1.712 orang guru kontrak di Kabupaten TTU belum dibayar

Gaji 1.712 Guru Kontrak di TTU Belum Dibayar
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Plt. Kepala Dinas Kabupaten TTU, Yoseph Mokos 

Hingga saat ini Gaji 1.712 orang guru kontrak di Kabupaten TTU belum dibayar

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga ( PKO) telah membagikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan guru kontrak kepada 1.712 guru di daerah tersebut.

Meskipun pemerintah daerah Kabupaten TTU telah membagikan SK, para guru kontrak sebanyak itu belum mendapatkan gaji. Padahal selama ini para guru kontrak sudah menjalankan tugasnya sebagai seorang guru dengan baik.

Pelaku Penganiayaan Korban Yuliana Kuee Ditahan Polisi, Terancam Penjara Selama 2 Tahun

Plt. Kepala Dinas Kabupaten TTU, Yoseph Mokos mengatakan hal itu kepada Pos Kupang saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu yang lalu.

Yoseph mengatakan, sesuai dengan DPA yang ada di Dinas PKO Kabupaten TTU pada tahun 2019, anggaran yang dialokasikan untuk pembayaran gaji hanya kepada 525 guru kontrak saja, bukan untuk 1.712 guru kontrak.

Nasib Persib, Ini yang Dirasakan Maung Bandung Tak Bisa Jamu Persebaya - Persija di Bandung

"Sehingga untuk saat ini kita belum bisa membayarnya. Kita menunggu perubahan. Kalau perubahan sudah tidak dapat dilakukan pastinya ada kebijakan, sehingga nanti 1.712 ini dia bisa mendapatkan hak yang sama," ujarnya.

Yoseph mengakui, sesuai dengan perintah pimpinan supaya dapat membayar semua gaji kepada guru kontrak selama tiga bulan kedepan. Namun setelah pihaknya meneliti di DPA Dinas PKO, alokasi anggaran hanya untuk 525 orang saja.

"Sehingga kita berpikir bahwa, memang sifatnya membantu tapi besok-besok bisa bermasalah hukum, bisa merugikan banyak orang yang mengurus, sehingga kita bersabar, menanti, intinya sudah mendapatkan SK," ujarnya.

Yoseph mengungkapkan, pemerintah Kabupaten TTU tidak akan merugikan para guru kontrak. Pemerintah pasti akan membayar gaji guru kontrak yang selama ini sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.

"Jadi kalau nanti pada saat kita membayar mereka, dari regulasi kita nyaman dan yang menerima juga nyaman," terangnya.

Yoseph menjelaskan, jumlah tenaga guru kontrak yang ada di Kabupaten TTU pada tahun 2019 ini sebanyak 1.712 orang, bukan 525 orang. Hal itu karena para guru sebanyak itu sudah melakukan tugasnya dengan baik.

"Waktu itu bukan kita tidak mengusulkan tapi memang karena terlambat. Waktu itu kita usulkan teman-teman DPRD TTU tidak mau membahas karena tidak terdapat dalam KUA PPAS. Yang dibahas itu 525 karena sudah ada dalam KUA PPAS," terangnya.

Yoseph mengatakan, sesuai dengan fakta yang ada, tenaga kontrak yang bekerja dan mengajar di sekolah-sekolah di Kabupaten TTU pada tahun 2019 sebanyak 1.712 orang.

"Oleh karena itu, kita mau bayar, siapa yang masuk dalam 525 atau 1712 kita belum tahu, karena di Januari 2019, semua mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapat SK kontrak," terangnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved