Breaking News:

Pelaku Penganiayaan Korban Yuliana Kuee Ditahan Polisi, Terancam Penjara Selama 2 Tahun

Pelaku Penganiayaan Korban Yuliana Kuee Ditahan polisi, Terancam Penjara Selama 2 tahun

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Dok Polsek Takari
Ambrosius Atte, pelaku penganiayaan terhadap korban, Yuliana Kuee (50), warga RT 11/RW 04, Desa Oelnaineno, Kecamatan Takari. 

Pelaku Penganiayaan Korban Yuliana Kuee Ditahan polisi, Terancam Penjara Selama 2 tahun

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Aparat Polsek Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang bergerak cepat mengamankan pelaku penganiaya korban, Yuliana Kuee (50), salah seorang petani, warga RT 11/RW 04, Desa Oelnaineno.

Pelaku bernama, Ambrosius Atte (50), ditahan polisi di Polsek Takari, Jumat (11/10/2019) selama 20 hari kedepan untuk kepentingan pengambilan keterangan oleh penyidik Reskrim Polsek Takari.

Nasib Persib, Ini yang Dirasakan Maung Bandung Tak Bisa Jamu Persebaya - Persija di Bandung

Dalam kasus ini pelaku dikenakan Pasal 351 Ayat 1 KUHP dengann ancaman hukuman penjara 2 tahun.

Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, S.Ik melalui Kapolsek Takari, IPDA Arifin Abdurahman,S.H menyampaikan hal ini melalui laporan polisi yang diterima POS KUPANG.COM, Sabtu (12/10/2019).

IPDA Arifin mengatakan, terkait kasus penganiyaan yang dialami korban, Yuliana Kuee, polisi sudah mengambil langkah cepat dengan menahan pelaku Ambrosius. Pelaku ditahan, Jumat (11/10/2019) untuk kepentingan pengambilan keterangan.

Setelah Kalah dari Madura United, Ini Fokus Persib Bandung Jelang Laga Melawan Persebaya Surabaya

"Kami sudah menyampaikan laporan tertulis ke Polres Kupang bahwa terlapor tindak pidana penganiayaan atas nama Ambrosius Atte telah diamankan di Polsek Takari. Selanjutnya akan diambil keterangannya oleh anggota Reskrim Polsek Takari," katanya.

Diberitakan sebelumnya, kasus kekerasan terhadap perempuan kembali terjadi di Desa Oelnaineno, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.
Kasus ini dialami korban, Yuliana Kuee (50), salah seorang petani, warga RT 11/RW 04, Desa Oelnaineno.

Korban diduga dianiaya pelaku, Ambrosius Atte (50) sesama warga di desa tersebut. Akibat dari penganiayaan ini, korban Yuliana mengalami luka robek dan bengkak di pipi kiri, luka robek di kepala bagian belakang dan luka robek di tangan kiri.

Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, S.Ik melalui Kapolsek Takari, IPDA Arifin Abdurahman,S.H menyampaikan hal ini melalui laporan polisi yang diterima POS KUPANG.COM, Jumat (11/10/2019).

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved