BREAKING NEWS: Jaksa Kejari TTU Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Embung Nimasi

Penyidik jaksa Kejari TTU Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Proyek Embung Nimasi

BREAKING NEWS: Jaksa Kejari TTU  Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Embung Nimasi
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kasi Pidsus Kejari TTU, Noven Bulan 

Penyidik jaksa Kejari TTU Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Proyek Embung Nimasi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Kejaksaan Negeri ( Kejari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) langsung menahan dua tersangka kasus korupsi proyek pengerjaan embung Nimasi di Kecamatan Bikomi Tengah.

Dua tersangka tindak pidana korupsi yang ditahan tersebut pembangunan Edwin Bitin Bere selaku kontraktor pelaksana, dan Primus Nabe selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Berlaku di Labuan Bajo, Pajak Hotel Terapung Sama Besarnya Dengan Hotel Biasa

Sementara untuk satu orang tersangka lainnya yang bernama Yohanes Olin selaku pengawas dalam proyek tersebut belum diserahkan oleh pihak kepolisian sehingga belum bisa ditahan.

Kasi Pidsus Kejari TTU, Noven Bulan membenarkan hal itu kepada Pos Kupang saat ditemui di ruang kerjannya, Selasa (8/10/2019).

Noven mengatakan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan penahanan kepada para tersangka supaya memudahkan proses persidangan nanti.

Duka Gadis Kecil dari Cianjur, Diculik Saat Terlelap, Dirudapaksa dan Dijual ke Jakarta Jadi PRT

"Alasannya sudah jelas supaya mereka tidak melarikan diri, dan menghilangkan barang bukit atau mengulangi tindak pidana," ujarnya.

Noven mengatakan, apalagi pengadilan tindak pidana korupsi berada di Kupang sehingga ketika kasus tersebut nanti dilimpahkan ke pengadilan tipikor maka para tersangka langsung dipindahkan ke rutan Kupang.

"Jadi kita tahan mereka selama 20 hari kedepan sampai tanggal 26 Oktober 2019 ini," ujarnya.

Novan mengatakan, setelah menerima tersangka dan barang bukti dari penyidik Polres TTU, JPU akan segera melimpahkan perkara tersebut ke pengadilan tipikor di Kupang.

"Kita upayakan sebelum tanggal masa akhir penahanan, kita sudah melimpahkan ke pengadilan tipikor di Kupang," tegasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved