Unik, Warga Perbatasan dan TNI Kibarkan Bendera Raksasa di Puncak Manuaman Belu

Unik, Warga Perbatasan dan TNI Kibarkan Bendera Raksasa di Puncak Manuaman Kabupaten Belu

Unik, Warga Perbatasan dan TNI Kibarkan Bendera Raksasa di Puncak Manuaman Belu
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Personel Pos Fatubesi Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ bersama masyarakat setempat mengibarkan bendera Merah Putih raksasa di puncak Manuaman, Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. 

Unik, Warga Perbatasan dan TNI Kibarkan Bendera Raksasa di Puncak Manuaman Kabupaten Belu

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA - Personel Pos Fatubesi Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ bersama masyarakat setempat mengibarkan bendera Merah Putih raksasa di puncak Manuaman, Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT.

Pengibaran bendera Merah Putih ini dalam rangka memperingati HUT TNI ke-74, Sabtu (5/10/2019).

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, Letkol (Inf) Ikhsanudin, S.Sos, M.M mengatakan hal itu kepada wartawan, Minggu (6/10/2019).

Pilkada 2020 - Manggarai dan Manggarai Barat Belum Selesai Bahas Anggaran

Dikatakannya, dalam rangka memperingati HUT TNI ke-74, personil Pos Fatubesi Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ bersama masyarakat setempat mengibarkan bendera Merah Putih raksasa di puncak Manuaman di ketinggian 857 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Pengibaran Bendera Merah Putih yang berukuran 6 x 3 meter itu dipimpin Kapten (Inf) Riduan selaku Wadan Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ.

Warga Renduwawo di Nagekeo Minta Listrik

Peserta upacara sekitar 200 orang yang terdiri dari pelajar, pimpinan instansi terkait dan masyarakat di wilayah binaan Pos Pos Fatubesi.

Masyarakat antusias mengikuti upacara tersebut meski mereka harus berjalan kaki mendaki gunung dan melewati medan yang terjal. Beberapa pelajar SD yang sedikit kesulitan mendaki bukit terpaksa di gendong prajurit TNI.

Pengibaran bendera Merah Putih ini berlangsung khidmat, aman dan lancar. Sejumlah prajurit TNI tetap menjaga keamanan sesuai SOP demi mengantipasi sesuatu yang tidak inginkan.

Letkol Ikhsanudin mengatakan, pengibaran Bendera Merah Putih di setiap upacara besar kenegaraan merupakan hal yang biasa namun pengibaran bendera di puncak bukit dan dihadiri masyarakat merupakan sesuatu yang luar biasa serta memiliki tujuan.

Pertama, meningkatkan rasa cinta tanah air, memotivasi masyarakat perbatasan agar lebih menghargai jasa-jasa para Pahlawan yang telah rela mengorbankan seluruh jiwa raga dan seluruh tumpah darah untuk mempertahankan keutuhan wilayah NKRI.

Kedua, pengibaran bendera ini juga dapat menanamkan semangat perjuangan dan pantang menyerah segenap warga masyarakat terutama para siswa-siswi sebagai generasi muda penerus Bangsa.

Menghadiri pengibaran bendara merupakan sikap nyata kita dalam mengisi kemerdekaan dan melanjutkan perjuangan para Pahlawan Kusuma Bangsa.

Camat Tasifeto Timur menyampaikan apresiasi kepada personel Pos Fatubesi Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ yang telah menyelenggarakan pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak dan melibatkan seluruh komponen masyarakat.

"Terima kasih kepada anggota Pos Fatubesi Satgas Pamtas, atas terselenggaranya pengibaran bendera Merah Putih di puncak Manuaman bersama unsur pemerintahan, pelajar dan masyarakat. Saya juga mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun TNI yang ke-74, TNI profesional kebanggaan rakyat," ungkap camat. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved