Sambil Menangis Bidan Kamriah Yang Lecehkan Ibu Hamil di Flores Timur Minta Maaf

Kamriah memilih opsi kedua menandatangani pernyataan bertobat dan tidak akan mengulangi lagi.

Sambil  Menangis Bidan  Kamriah  Yang Lecehkan  Ibu  Hamil di  Flores Timur Minta Maaf
Humas dan protokol Setda Flotim.
Wakil Bupati Flotim, Agus Boli, memimpin pertemuan dengan bidan Puskesmas Waiwerang dan Dinas Kesehatan Flotim, Jumat (4/10/2019) siang di Larantuka, Pulau Flores. 

Sambil  Menangis Bidan  Kamriah  Yang Lecehkan  Ibu  Hamil di  Flores   Timur Minta Maaf

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA--Bidan  Kamriah Barek Ile  diduga  melecehkan  ibu  hamil   yang berobat ke Puskesmas Waiwerang, Pulau  Adonara, Kabupaten  Flores  Timur,  Pulau  Flores, Kamis  (3/10/2019)  pagi, menangis minta maaf di hadapan  Wakil Bupati (Wabup)   Flores  Timur, Agus   Boli, Jumat (4/10/2019).

“Ia menyesali   perbuatannya dan berjanji  tidak mengulanginya  lagi,”  ungkap Agus   Boli, kepada pos-kupang.com, usai  pertemuan,  Jumat siang di ruang kerja  Wabup.

Agus  Boli   menanyakan kepada  Kamriah mungkin sudah  jenuh kerja dan ingin  pindah. Ia   juga diberi   opsi  mendandatangi surat pernyataan  di atas materai  menyatakan bertobat dan memperbaiki pelayanan.

Kamriah memilih opsi kedua menandatangani pernyataan  bertobat dan tidak akan mengulangi lagi.

Agus  Boli  mengiyakannya.  Namun  ia  minta  Kamriah secara adat budaya Lamaholot   pada hari ini juga minta maaf di rumah pasien ibu hamil di Kiwangona  agar   damai hati antarmereka.

Di akhir  pertemuan, Agus Boli memerintahkan Kadis Kesehatan  Flotim   membuat surat edaran kepada seluruh Puskesmas dan Polindes di  Flotim,  rumash  sakit   menerapkan rumah ramah pelayanan. Surat itu   yang ditandatangi Wabup  menjadi peringatan dini kepada segenap petugas kesehatan.

Keluarga Yopi Benu Minta Damai 2 Kali, Ibu Mawar Kukuh Menolak

Pasca Pelecehan Ibu Hamil, Wabup Flotim Ingatkan Petugas Kesehatan Ramah kepada Pasien

TransNusa Tak Jadi Terbang Wings Air Masih Layani Rute Kupang - Rote Ndao

“Bila ada  ASN rasa jenuh melayani masyarakat maka ‘gentle’  mundur dari ASN dan jangan terima gaji lagi.  Daripada  beban batin dan masyarakat jadi korban,”   tegas  Agus   Boli.  (lLaporan Reporter POS KUPANG.COM, Euginius  Mo’a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved