Warga Tetandara Tidak Bisa Mencairkan Dana Sisa Pembebasan Lahan Bandara

bersama 11 warga lainnnya di Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende yang lahannya dibebaskan untuk perluasan area

Warga Tetandara Tidak Bisa Mencairkan Dana Sisa Pembebasan Lahan Bandara
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Warga Tetandara Yang Dananya Terblokir Menunjukan Buku Bank 

Warga Tetandara Tidak Bisa Mencairkan Dana Sisa Pembebasan Lahan Bandara

POS-KUPANG.COM|ENDE--12 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, yang lahannya dibebaskan untuk perluasan Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende tidak bisa mencairkan sisa dana yang semestinya menjadi hak mereka tanpa ada alasan yang jelas.

Hal ini seperti yang diungkapkan oleh salah seorang warga, Mariana Roju kepada Pos Kupang.Com,Rabu (2/10/2019) di Ende.

Mariana mengatakan bahwa dia bersama 11 warga lainnnya di Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende yang lahannya dibebaskan untuk perluasan area Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende.

Namun demikian pada saat pihaknya bersama 11 warga lain hendak mencairkan sisa dana yang ada di bank dananya tidak bisa dicairkan atau terblokir tanpa ada alasan yang jelas.

Menurut Mariana dia mendapatkan kompesasi pembebasan lahan sebesar Rp 700 Juta namun yang bisa dicairkan sebesar Rp 600 Juta lebih sedangkan sisanya sebesar Rp 28 Juta tidak bisa dicairkan atau terblokir.

“Kami mau tanya kenapa sisa dana yang semestinya menjadi hak kami tidak bisa dicairkan atau terblokir. Terus sisa uang itu mau dikemanakan,” kata Mariana.

Mariana mengatakan bahwa dalam buku bank miliknya tercatat ada dana masuk sekitar Rp 700 Juta yang merupakan dana untuk pembebasan lahan bandara yang menjadi haknya namun demikian pada saat hendak dicairkan tidak semua dana bisa dicairkan karena terblokir.

Mariana mengatakan bahwa hal sama dialami oleh semua warga yang lahannya dibebaskan untuk perluasan bandara.

Warga lainnya Petronela Moi mengatakan bahwa dana sisa miliknya juga terblokir tanpa ada alasan yang jelas padahal dana tersebut menjadi hak karena memang lahannya telah dibebaskan untuk perluasan area bandara.

Petronela mempertanyakan alasan pemblokiran sisa dana miliknya karena pada saat sosialisasi awal tidak ada penjelasan ada pemotongan untuk administrasi atau hal lainnya.

Petronela mengatakan bahwa kalau memang sisa dana miliknya dikembalikan ke kas negara semestinya harus ada penjelasan yang memadai agar warga puas dan tidak bertanya-tanya.

Petronela mengancam dirinya tidak akan meninggalkan lokasi miliknya sebelum sisa dana miliknya dibuka atau diberikan kepada dirinya secara utuh.

RAMALAN ZODIAK CINTA BESOK Kamis 3 Oktober 2019 Virgo Gombal Pisces Godaan Liar Mantan Zodiak Lain?

3 Balon Bupati dan 1 Wabup Manggarai Daftar di Gerindra, Siapakah Mereka ?

“Yang lain mungkin mau menyerahkan kunci namun saya tidak akan kasih kunci kepada pihak bandara sebelum sisa dana untuk pembebasan lahan dibayar semuanya,”kata Petronela.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com,Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved