Pilkada Serentak

NasDem Tak Akomodir Incumbent Tiga Kabupaten di NTT

Incumbent atau petahana juga sudah mendaftarkan di beberapa partai. Tapi tidak dilirik NasDem.

NasDem Tak Akomodir Incumbent Tiga Kabupaten di NTT
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Jajaran pengurus foto bersama usai konferensi pers di Sekretariat DPW NasDem Provinsi NTT, Sabtu (28/9/2019). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Partai NasDem selangkah lebih maju dalam membuat keputusan politik terkait Pilkada tahun 2020. Meski tanpa membuka pendaftaran untuk umum, parpol besutan Surya Paloh ini telah menetapkan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati (bacabup-bacawabup) tiga kabupaten di NTT. Dari tiga paket yang diusung, tak ada satupun incumbent.

Bupati dan Wakil Bupati Belu Willybrodus Lay-JT Ose Luan, Bupati Ngada Paulus Soliwoa dan Wakil Bupati Manggarai Barat drh Maria Geong sudah menyatakan mencalonkan diri, bertarung di pilkada. Petahana juga sudah mendaftarkan di beberapa partai. Tapi tidak dilirik NasDem.

Incumbent Mendaftar Tanpa Pasangan, Pertanda Pecah Kongsi?

Tiga bacabup-bacawabup yang diusung NasDem, yakni dr Agustinus Taolin-Dr Antonius Bele untuk Pilkada Belu, pasangan Helmut Waso-Kornelis Soi bertarung di Pilkada Ngada dan pasangan Edistasius Endi-dr Yulianus Weng, MKes untuk Pilkada Manggarai Barat.

Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi NTT, Alex Ofong memberi alasan mengapa NasDem tidak mengakomodir incumbent di tiga daerah tersebut. Menurutnya, NasDem memrioritaskan kader partai sebagai calon bupati dan wakil bupati. Selain itu, NasDem membuka peluang untuk non kader partai yang bersedia menjadi kader Partai NasDem.

"NasDem memperhatikan beberapa persyaratan penting dalam menentukan figur yaitu popularitas, kesukaan, akseptabilitas dan elektabilitas," tandas Alex di Kupang, Minggu (29/9/2019).

Prabowo Tunjuk Sufmi Dasco Ahmad Jadi Wakil Ketua DPR, Gantikan Fadli Zon

Mantan Wakil Ketua DPRD NTT ini menegaskan, semua bacabup-bacawabup yang sudah ditetapkan NasDem adalah kader partai. NasDem mencari figur potensial agar bisa melawan incumbent. "Kalau dari tiga kabupaten yang sudah kami tetapkan pasangan calon untuk bertarung itu, memang tidak ada incumbent."

"Untuk Kabupaten Belu, justru kami cari figur untuk bisa berhadapan dengan petahana. Kalau di Ngada, incumbent kan tidak maju lagi. Sedangkan di Manggarai Barat, incumbent sudah dua periode jadi tidak maju lagi sehingga otomatis kami harus cari figur selain incumbent," ujar Alex .

Di Manggarai Barat, NasDem mengusung Edistasius Endi yang adalah Ketua DPD NasDem setempat. Endi berhasil memenangkan NasDem di Pileg 2019 sehingga Partai NasDem menjadi Ketua DPRD Manggarai Barat.

10 Tahun Hari Batik Nasional, Ini Edaran Kemendikbud

DPW Partai NasDem mengapresiasi prestasi yang dicapai dalam Pemilu 2019 sehingga Endi didukung menjadi pemimpin Manggarai Barat. "Jadi ada mekanisme partai, yakni penjaringan internal. Setelah melalui penjaringan internal dan meminta pendapat dari berbagai kalangan," ujarnya.

Mengenai bacabup-bacawabup enam kabupaten lain yang juga melaksanakan pilkada, Alex mengatakan, DPD NasDem akan membuka pendaftaran. Ia menegaskan, NasDem selalu memegang teguh prinsip politik tanpa mahar dan pendaftaran tanpa biaya. Hal ini bertujuan demi menghadirkan pemimpin politik yang berintegritas dan merakyat.

Halaman
1234
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Alfons Nedabang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved