Jaringan Internet Masuk Desa, Anak Muda TTU Apresiasi Kinerja Pemerintah

Jaringan internet masuk desa, anak muda Kabupaten TTU apresiasi kinerja pemerintah

Jaringan Internet Masuk Desa, Anak Muda TTU Apresiasi Kinerja Pemerintah
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Yohanes Fransiskus Naihati 

Jaringan internet masuk desa, anak muda Kabupaten TTU apresiasi kinerja pemerintah

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) bersama dengan PT Telkom sedang gencar-gencarnya memasang jaringan internet desa di seluruh desa di TTU.

Atas upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah tersebut, salah seorang tokoh mudah Kabupaten TTU, Yohanes Fransiskus Naihati memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah.

Seorang Petambak Tewas Diterkam Buaya Saat Sedang Mencari Ikan, Begini Kronologinya

Menurutnya, ditengah perkembangan digital yang tak dapat dibendung lagi, maka sudah saatnya di setiap desa dipasang jaringan internet. Hal itu dilakukan agar masyarakat dapat dengan cepat mengetahui informasi yang terjadi.

"Kita apresiasi dengan kinerja pemerintah, tapi pemerintah desa maupun kabupaten harus siapkan terlebih dahulu masyarakatnya. Jangan sampai penggunaan tidak tepat," ujarnya.

Meskipun demikian, Yohanes meminta agar pemerintah desa dapat memanfaatkan jaringan internet desa tersebut dengan semaksimal mungikin.

Simak Detik-detik Bandar Narkoba Tertembak di Kepala Saat Dikejar Petugas BNN

"Misalnya bekerja sama dengan kelompok muda untuk promosi produk pertanian yang ada di desa supaya bisa dibeli oleh masyarakat di kota. Nah produk-produk inilah yang harus disiapkan terlebih dahulu di desa," terangnya.

Selain itu, kata Yohanes, masyarakat harus diberikan pemahaman juga terkait dengan kehadiran internet desa. Sebab, jangan sampai masyarakat akan diperhadapkan dengan masalah hukum.

"Misalnya mereka menyebarkan informasi hoax sebelum mereka membacanya. Nah ini juga mesti menjadi perhatian serius dari pemerintah desa," ujarnya.

Oleh karena itu, pemerintah desa dan pemerintah kecamatan juga harus memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan adanya UUD IT yang bisa menjadi payung hukum bagi seluruh warga negara.

"Tentu saja informasi pasti sangat cepat sampai di telinga masyarakat di desa. Kemudian mereka share, padahal informasi hoax, atau ujaran kebencian. Maka UUD IT harus juga di sosialisasikan kepada mereka," terangnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved