Di Manggarai Tidak Ada Satu Parpol Yang Bisa Usung Paket di Pilkada 2020

Di Kabupaten Manggarai tidak ada satu Parpol yang bisa usung paket di Pilkada 2020

Di Manggarai Tidak Ada Satu Parpol Yang Bisa Usung Paket di Pilkada 2020
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Anggota DPRD Manggarai yang dilantik di Kantor DPRD Manggarai hasil Pileg 2019. 

Di Kabupaten Manggarai tidak ada satu Parpol yang bisa usung paket di Pilkada 2020

 POS-KUPANG.COM | RUTENG - Jelang Pilkada 2020 di Kabupaten Manggarai, semua partai politik (Parpol) yang mendapat kursi DPRD Manggarai hasil Pileg 2019 tidak bisa mengusung paket dalam pesta demokrasi. Pasalnya, semua parpol tidak memilikki kursi yang lebih guna mengusung paketnya.

Pasalnya, jika parpol ingin mengusung paket maka harus memilikki 7 kursi. Namun di Manggarai partai yang ada kursi di DPRD Manggarai hanya lima kursi.

Asosiasi Guru Penulis Nasional Flotim Dilantik

Partai yang memilikki kursi lima yakni PAN, Golkar dan NasDem. Ketiga partai ini jika ingin maju mengusung calonnya harus membangun koalisi dengan partai lain baru memenuhi persyaratan.

Data yang diperoleh POS-KUPANG.COM, parpol di Manggarai kini terus membangun lobi guna bisa berkoalisi mengusung paket.

Partai yang memilikki 5 dan 4 kursi di dewan pun terus membangun koordinasi di tingkat kabupaten sampai pusat.

Siswa SMPN Dualasi Dibekali Pengetahuan Bela Negara

PDIP, Hanura, Gerindra dan PKB Manggarai di dewan mengantongi 4 kursi. Demokrat 3 kursi dan PKS 1 kursi.

Kata Ketua Panitia Penjaringan Balon PDIP Manggarai, Klementinus Rahmat Pedu Sakri kepada wartawan di Kantor DPC PDIP Manggarai di Tenda, Sabtu (21/9/2019) sore usai penutupan pendaftaran menegaskan, sesuai data yang ada partai di Manggarai harus berkoalisi guna mengusung paket yang maju dalam Pilkada Manggarai.

"Sesuai ketentuan harus 7 kursi baru bisa mengusung satu paket," kata Rahmat.

Data lain menyebutkan, jika dilihat dari perolehan kursi di DPRD Manggarai ada 35 kursi. Maka paket yang bertarung Pilkada Manggarai bisa mencapai 3 sampai 5 paket. Pasalnya, partai yang memilikki 5 kursi ada tiga membutuhkan dua kursi saja guna mengusung paket.

Sedangkan yang memilikki 4 kursi perlu mencari lagi 3 kursi. Sedangkan yang tiga kursi butuh 4 kursi agar bisa mengusung paket.

Namun sejauh tidak ada satu pun paket yang menyatakan diri maju tapi sebatas melakukan sosialisasi maju sebagai balon bupati dan wabup. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved