Kakek Meninggal Infeksi Paru-paru, Keluarga Menduga Asap Karhutla, Begini Respon Pemerintah

Seorang kakek meninggal infeksi paru-paru, keluarga menduga asap Karhutla, begini respon pemerintah

Kakek Meninggal Infeksi Paru-paru, Keluarga Menduga Asap Karhutla, Begini Respon Pemerintah
KOMPAS.com/istimewa
Jenazah Mohammad Mohdad saat tiba di rumah duka di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Jumat (20/9/2019) malam. 

Seorang kakek meninggal infeksi paru-paru, keluarga menduga asap Karhutla, begini respon pemerintah

POS-KUPANG.COM | MEMPAWAH - Seorang warga di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Mohammad Mohdad (74) meninggal dunia, Jumat (20/9/2019).

Kelurga menduga penyebab kematiannya karena terpapar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla) di wilayah tempat tinggalnya.

Presiden Jokowi Minta Pengesahan RKUHP Ditunda, Begini Tanggapan Ketum Golkar Airlangga Hartarto

Jumrianto (38), anak korban menuturkan, sebelum meninggal ayahnya mengeluhkan sesak napas. Keluarga kemudian membawa Mohdad ke Puskesmas Sungai Pinyuh.

Setelah beberapa jam dirawat, pihak puskesmas membuat surat rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rubini Mempawah.

"Bapak dirujuk Rubini sekitar pukul 13.00 WIB. Di sana, Bapak dirontgen. Menurut dokter, bapak mengalami infeksi paru-paru," kata Jumrianto, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (22/9/2019).

Padamkan Kebakaran Gunung Slamet, Sejumlah Relawan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Penyebabnya

Namun, tak lama setelah itu, Mohammad Mohdad meninggal dunia. Oleh pihak keluarga, jenazah Mohdad dibawa pulang dan disemayamkan Sabtu pagi.

Bantahan Dinas Kesehatan Mempawah

Dikonfirmasi terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Memapwah, Jamiril membantah Mohammad Mohdad meninggal dunia karena dampak dari kabut asap.

Menurut dia, berdasarkan hasil rontgen rumah sakit, almarhum meninggal setelah mengalami sakit TBC. Sakit itu diderita almarhum sudah cukup lama, bukan mendadak.

"Setelah didiagnosis oleh dokter, tidak benar karena asap, tetapi dikarenakan penyakit paru-paru yang sudah lama," ucap dia.

Lahan terbakar Seorang aparatur Desa Galang, Nasir menambahkan, dalam dua bulan terakhir, memang sejumlah lahan terbakar di desanya. Bahkan, baru-baru ini saja, ditemukan titik api.

Dia berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah dan seluruh pihak berwenang lebih serius dan fokus dalam penanganan karhutla.

"Lebih dari sepekan ini, lingkungan Desa Galang tertutup kabut asap. Kondisinya sudah sangat tidak sehat," ujarnya. (Kompas.com/Hendra Cipta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Kakek di Kalbar Meninggal Terkena Infeksi Paru-paru, Pemda Bantah karena Asap",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved