News
Miris, 62 Rumah Warga Sumba Timur Dilahap Si Jago Merah dalam Empat Bulan, Mengapa?
Selain 62 unit rumah warga, juga terbakar tiga bangunan tempat usaha dan satu sekolah.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Robert Ropo
POS KUPANG, COM, WAINGAPU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Timur merilis data selama empat bulan terakhir sejak Juni hingga 17 September 2019 sebanyak 62 rumah tinggal milik warga di daerah itu ludes terbakar, 12 di antaranya disebabkan padang terbakar.
Kepala Pelaksana BPBD Sumba Timur, Martina D Jera, melalui Kasie Kedaruratan dan Logistik, Simon Petrus, kepada Pos Kupang, Rabu (18/9/2019), menjelaskan, selain 62 unit rumah warga, juga terbakar tiga bangunan tempat usaha dan satu sekolah.
"Sumber api kebakaran rumah kebanyakan berasal dari dapur. Warga diminta berhati-hati setelah masak di dapur, apalagi saat ini cuaca panas disertai angin kencang. Jadi, sangat berbahaya," imbuh Simon.
Simon menyebut penyebab lain karena kebakaran padang. Api bersumber dari padang merambat ke rumah warga dan melahapnya.
"Sebanyak 12 rumah warga terbakar tersulut ai dari padang," ujar Simon.
Sekretaris BPBD Sumba Timur, Herry Ratucoreh juga meminta seluruh masyarakat Sumba Timur tidak boleh membakar padang. Sebab, dengan cuaca ekstrim saat ini tentu memicu banyak korban, bahkan menghilangkan nyawa manusia. *