Ternyata Alasan Ini Jadi Pemicu Ibu Kandung Tega Habisi Bocah Kembar di Kupang NTT, Tetangga Syok

Ternyata Alasan Ini Jadi Pemicu Ibu Kandung Tega Habisi Bocah Kembar di Kupang NTT, Tetangga Syok.

Ternyata Alasan Ini Jadi Pemicu Ibu Kandung Tega Habisi Bocah Kembar di Kupang NTT, Tetangga Syok
Pos Kupang.com/Gecio Viana
Ternyata Alasan Ini Jadi Pemicu Ibu Kandung Tega Habisi Bocah Kembar di Kupang NTT, Tetangga Syok 

Ternyata Alasan Ini Jadi Pemicu Ibu Kandung Tega Habisi Bocah Kembar di Kupang NTT, Tetangga Syok

POS-KUPANG.COM | KUPANG -  Ternyata Alasan Ini Jadi Pemicu Ibu Kandung Tega Habisi Bocah Kembar di Kupang NTT, Tetangga Syok

Pihak Satuan Reskrim Polres Kupang Kota menetapkan Dewi Regina Ano (24) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan sadis bocah kembar di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Bocah kembar berumur 5 tahun masing-masing Angga Masus dan Anggi Masus dihabisi Dewi yang juga ibu kandungnya saat tertidur pulas di mes milik Hotel Ima pada Kamis (5/9/2019) lalu.

Komentar Fotografer Tentang Mawar Salem Putri Pariwisata Indonesia 2019

Ezechiel Menghilang, Persib Tanpa Striker Utama Kontra Tira Persikabo, Ini Strategi Robert Alberts

Kapolri Pimpin Sertijab Kapolda NTT di Mabes Polri

Bupati Djafar Suap Kepsek SMKN 1 Ende, Para Siswa Bertepuk Tangan

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH ditemani Kanit PPA Bripka Bregitha N. Usfinit, SH di Mapolres Kupang Kota, Jumat (13/9/2019).

"berdasarkan hasil interogasi, yang bersangkutan (tersangka) mengakui bahwa dia yang melakukan pembunuhan terhadap kedua anaknya," ungkapnya.

Iptu Bobby menjelaskan, pihak kepolisian belum melaksanakan berita acara pemeriksaan sebagai tersangka.

Namun, berdasarkan hasil interogasi dan gelar perkara pada Kamis(12/9/2019), tersangka yang ditemui di ruang rawat inap RS SK Lerik Kota Kupang telah mengakui kedua buah hatinya.

Motif pembunuhan sadis bocah kembar, lanjut Iptu Bobby, karena tersangka mengaku menaruh dendam terhadap sang suami, Obir Masus (31).

Kepada pihak kepolisian, tersangka mengaku suaminya sering melakukan penganiayaan (KDRT) dan kurang memperhatikannya.

Halaman
1234
Penulis: Gecio Viana
Editor: maria anitoda
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved