News

Tanpa MoU, Dokter RSUD Kefa Nyambi di Rumah Sakit Lain Disebut Bupati TTU Sebagai Pekerjaan Liar

Bupati TTU membatasi para dokter yang saat ini bekerja di RSUD Kefamenanu untuk bekerja di rumah sakit lain di daerah setempat.

Tanpa MoU, Dokter RSUD Kefa Nyambi di Rumah Sakit Lain Disebut Bupati TTU Sebagai Pekerjaan Liar
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Tommy Mbenu

POS KUPANG, COM, KEFAMENANU -Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes, S.Pt, membatasi para dokter yang saat ini bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu untuk bekerja di rumah sakit lain di daerah setempat.

Menurutnya, harus ada kesepakatan bersama atau MoU terlebih dahulu antara RSUD Kefamenanu dengan rumah sakit pengguna jasa sebelum dokter bersangkutan bekerja.

"MoU ini belum ada sehingga saya sudah menyurati Direktur RSUD Kefamenanu untuk mengingatkan dokter spesialis atau dokter umum agar memrioritaskan tugas pokoknya di RSUD," tegas Raymundus kepada Pos Kupang, Selasa (10/9/2019).

Bupati Ray mengungkapkan hal ini menyusul banyak sekali dokter di RSUD Kefamenanu selama ini menambah jam kerja di rumah sakit lain tanpa sepengetahuan pemerintah dan itu disebutnya sebagai pekerjaan liar.

Para dokter bersangkutan, katanya, harus lebih memrioritaskan pelayanan di RSUD Kefamenanu ketimbang di rumah sakit lain sehingga pelayanan di rumah sakit umum tidak terkesan kosong.

Bupati Ray mengatakan, jika dokter bersangkutan bekerja di RSUD Kefamenanu, maka selama jam kerja dia harus memrioritaskan pelayanan di RSUD Kefamenanu bukan di rumah sakit lain.

"Jadi, selama dia bekerja berapa jam per hari, itu dia harus stay di situ. Di luar jam kerja di rumah sakit umum, silakan. Tapi itu harus melalui MoU antara RSUD Kefamenanu dengan rumah sakit pengguna jasa," tegasnya.

Bupati Ray mengakui para dokter yang bekerja di rumah sakit umum sudah masuk ke dalam aparatur sehingga harus diketahui oleh pimpinan daerah jika bekerja di rumah sakit lain. "Dan, itu MoU tidak ada, dan tidak diketahui oleh saya selaku bupati, kan itu pekerjaan liar namanya," ungkapnya.

Bupati Ray sudah meminta kepada para dokter tersebut untuk tidak bekerja di rumah sakit lain sambil menunggu adanya MoU antara RSUD Kefa dengan rumah sakit pengguna jasa. *

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved