Di Lembata Angin Kencang Robohkan Rumah Polikarpus Wuwur

Di Kabupaten Lembata angin kencang robohkan rumah seorang warga Polikarpus Wuwur

Di Lembata Angin Kencang Robohkan Rumah Polikarpus Wuwur
ISTIMEWA
Angin kencang yang melanda wilayah Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa (10/9) sekitar pukul 12.30 menit, Wita, merobohkan rumah warga Lewoleba, Lembata, Polikarpus Wuwur. 

Di Kabupaten Lembata angin kencang robohkan rumah seorang warga Polikarpus Wuwur

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Angin kencang yang melanda wilayah Lembata, Nusa Tenggara Timur ( NTT), Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 12.30 menit, Wita, merobohkan rumah warga.

Angin kencang langsung merobohkan sebuah bangunan rumah di kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Seluruh bangunan rumah tersebut tercabut dari fondasi, sedangkan sang pemilik selamat dalam kejadian tersebut.

Penderita HIV/AIDS di Kota Kupang Naik yang Suka Jajan Jangan Malu Periksa Kesehatan

Bangunan rumah milik Polikarpus Wuwur, warga RT.46, RW.15, Kelurahan Lewoleba Barat itu berukuran cukup besar dengan sebuah kamar. Los di bagian tengah itu memanjang digunakan sebagai bengkel mesin sedangkan satu kamarnya digunakan sebagai tempat tinggal sang pemilik.

Polikarpus mengatakan, kejadiannya terjadi begitu cepat. Pada saat kejadian dia ada di dalam rumah tengah memperbaiki mesin. Tiba-tiba angin kencang mengangkat terlebih dahulu bagian atap bangunan. Atap itu diterbangkan dan terpental hingga 2 Meter dari lokasi sebelumnya.

Kota Kupang Ranking 1 Penderita HIV/AIDS Kadis Kesehatan Minta Orangtua Lakukan Ini

"Saya hanya khawatir dengan listrik yang sedang tersambung. Tolong hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik karena bangunan ini rusak total," ujarnya.

Dibantu warga setempat, warga bersama-sama memindahkan bagian dinding rumah berikut barang-barang yang tersimpan di dalamnya untuk diamankan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Lembata, Thomas Tipdes, kepada wartawan mengaku pihaknya tengah mendata korban dalam kejadian angina kencang yang berlangsung kurang lebih 2 jam itu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved