Bandara Ende Tidak Dilengkapi Resa Untuk Lepas Landas, Priyo Budiono Beberkan Penyebabnya

Di Bandara Ende tidak dilengkapi Resa tntuk lepas landas, Priyo Budiono beberkan penyebabnya

Bandara Ende Tidak Dilengkapi Resa Untuk Lepas Landas, Priyo Budiono Beberkan Penyebabnya
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Pesawat sedang parkir di Bandara Ende 

POS-KUPANG.COM |ENDE - Di Bandara Ende tidak dilengkapi Resa tntuk lepas landas, Priyo Budiono beberkan penyebabnya. Di Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende tidak dilengkapi dengan run way savety area ( Resa) untuk pesawat pada saat lepas landas dari bandara.

Kondisi demikian tentu sangat riskan karena bisa membahayakan pesawat pada saat hendak lepas landas. Yang ada di Bandara Ende saat ini hanya Resa untuk pendaratan pesawat.

Kepala Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende, Priyo Budiono mengatakan hal itu kepada POS- KUPANG.COM, Selasa (10/9/2019) di Ende.

Jaksa di Ende Kawal Dana Desa, Ini Tujuannya

Priyo mengatakan bahwa hal yang menyebabkan Bandara Ende tidak memiliki Resa untuk lepas landas karena keterbatasan lahan yang dimiliki oleh bandara sehingga saat ini Bandara Ende hanya memiliki resa untuk pendaratan pesawat.

"Tentu riskan memang kalau tidak ada resa untuk lepas landas karena bisa saja terjadi masalah pada saat lepas landas pesawat bisa tergelincir keluar dari landasan," kata Priyo.

Priyo menjelaskan bahwa resa adalah tanah kosong atau lapangan rumput yang berada di ujung landasan pesawat yang berfungsi sebagai area bagi pesawat apabila ada pesawat yang bermasalah pada saat mendarat atapun hendak lepas landas.

Lintas Stakeholder Bedah Program Percepatan Pembangunan di Kabupaten Kupang

Saat ini di Bandara Ende hanya dilangkapi dengan resa pendaratan sedangkan resa lepas landas tidak ada,ujar Priyo.

"Kalau saja lahan kita cukup tentu harus dilengkapi dengan resa untuk lepas landas tidak hanya resa untuk pendaratan," kata Priyo.

Priyo mengatakan bahwa dari hasil analisa pihaknya menyatakan bahwa karena Bandara Ende tidak dilengkapi dengan resa untuk pesawat hendak lepas landas maka apabila terjadi masalah bagi pesawat saat hendak lepas landas maka besar kemungkinan pesawat bisa saja langsung lurus kearah kali yang ada di depan ataupun laut yang ada di samping.

Sehubungan dengan keberadaan resa ujar Priyo sesuai dengan master plan untuk pengembangan bandara yang baru hal itu sudah dilengkapi.

Menurut Priyo Bandara Ende saat ini tidak dilengkapi dengan resa untuk lepas landas semata-mata hanya karena keterbatasan lahan sehingga untuk sementara yang ada hanya resa untuk pendaratan.

"Yang namanya bandara semestinya harus dilengkapi dengan resa baik untuk pendaratan maupun untuk pesawat pada saat lepas landas namun di Bandara Ende yang ada hanya resa untuk pendaratan," kata Priyo.

Menurut Priyo keberadaan resa bagi Bandara Ende sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah karena di Bandara Ende pesawat sudah lepas landas dari tengah landasan namun demikian untuk mengantisipasi kemungkinan ada pesawat yang tergelincir atau gagal lepas landas semestinya diperlukan resa.

"Selama ini memang aman-aman saja bagi pesawat pada saat lepas landas di Bandara Ende namun demikian keberadaan resa juga penting semata-mata untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi dengan pesawat di waktu-waktu mendatang,"kata Priyo. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved