Fahri Hamzah Cibir Esemka Buatan Anak Bangsa, Sebut Jokowi Ditipu hingga Ungkap Kontrak Rahasia

Fahri Hamzah Cibir Esemka Sebut Presiden Jokowi Ditipu, Gugat Produk Anak Bangsa hingga Kontrak Rahasia

Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Hasyim Ashari
batam.tribunnews.com
Fahri Hamzah Cibir Esemka Buatan Anak Bangsa, Sebut Jokowi Ditipu hingga Ungkap Kontrak Rahasia 

"(Silakan) naik sendiri, cek sendiri, interiornya, (body) samping, cat mulus, mesinnya halus. Apalagi? AC-nya dingin. Harganya murah, cuma Rp 90 juta," kata Jokowi saat itu.

Lewat mobil karya anak bangsa itu, nama Jokowi melambung ke kancah perpolitikan nasional.

Tak menunggu waktu lama, pengusaha mebel itu kemudian diusung oleh partainya PDI-P sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

Jokowi yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama keluar sebagai pemenang.

Belum genap lima tahun menjabat di Ibu Kota, Jokowi lalu langsung diusung sebagai calon presiden pada Pilpres 2014.

Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla sukses mengalahkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Terkendala Namun, moncernya karier politik Jokowi tidak dibarengi dengan mulusnya rencana produksi massal mobil Esemka.

Jokowi sendiri hanya menggunakan mobil Kiat Esemka sebagai mobil dinas wali kota Solo selama dua hari saja.

Mobil Esemka Boyolali
Mobil Esemka Boyolali (Kompas.com)

Artis Ini Pernah Derita Gangguan Jiwa Hingga Susah Diobati Sekarang Jadi Anggota Dewan Siapakah Dia?

Ramalan Zodiak Cinta Besok 7 September 2019 Virgo Selingkuh Gemini Dapat Ciuman Aquarius Cinta Baru

Setelah itu, mobil itu dikandangkan karena kelengkapan surat-suratnya belum ada.

Mobil tersebut sempat mengalami kendala terkait uji emisi hingga masalah permodalan.

Pengembangan Esemka menjadi mobil nasional pun akhirnya sudah tidak lagi terdengar sejak Jokowi meninggalkan Solo.

Kritik Oposisi Tak kunjung terealisasinya peluncuran Esemka pun sempat membuat Jokowi kerap diserang lawan politik.

Ini terjadi saat Jokowi dua kali maju pada Pilpres 2014 dan 2019.

Jokowi dianggap hanya menggunakan mobil Esemka untuk membonceng popularitas. Salah satu kritik datang dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

"Ini (Esemka) kebohongan. Ini yang namanya politik kebohongan ya yang begini ini contohnya," kata Fadli Zon menjelang Pilpres 2019 lalu.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved