Hanya DPRD NTT dari PSI yang Tolak Pin Emas

Dari ke-65 anggota terpilih DPRD NTT, hanya anggota DPRD dari Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) yang menolak pin emas dari pemerintah.

Hanya DPRD NTT dari PSI yang Tolak Pin Emas
Pos Kupang/Oby Lewanmeru
Thobias Ngongo Bulu 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dari ke-65 anggota terpilih DPRD NTT, hanya anggota DPRD dari Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) yang menolak pin emas dari pemerintah.

Informasi yang diperoleh, Minggu (1/9/2019), hanya PSI yang menolak menerima pin emas.
Pada pemilu 17 April 2019, PSI hanya meraih satu kursi di DPRD NTT.

Sekretaris DPRD NTT, Drs. Thobias Ngongo Bulu mengatakan, pemberian atau penyematan pin emas atau emlem bagi ke-65 anggota DPRD NTT periode 2019-2024 akan dilakukan secara simbolis.

FPIK UKAW Kupang Lepas Lulusan 40 di HUT yang ke 18

Menurut Tobias, penyematan pin emas bagi anggota DPRD NTT akan dilakukan secara simbolis.

"Jadi nanti saat pelantikan anggota DPRD NTT ,pemasangan pin atau emlem dilakukan secara simbolis saja," kata Tobias.

Ditanyai mengapa pemasangan pin hanya simbolik, ia mengatakan, kondisi itu dilakukan karena pengadaan pin saat ini bertepatan dengan melonjaknya harga emas.

Heboh, Video Mesum Viral di Grup WhatsApp Pemeran Pria Tempuh Langkah Ini

"Harga emas lagi naik, karena itu kita pertimbangkan sehingga pemasangan emlem hanya simbolis," katanya.

Ditanyai soal berat pin, ia mengakui 10 gram dengan harga Rp 8 juta per pin.

Sedangkan untuk pakaian dinas, pengadaannya satu anggota dewan mendapat jatah lima pasang.

"Dana untuk pakaian dan atribut bagi anggota DPRD NTT sekitar Rp 1 miliar," katanya.

Dikatakan, untuk pakaian dinas tentu proses pengukuran badan baru dilakukan setelah pelantikan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved