Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad Singgung Pihak Yang Cari-cari Kesalahannya, Dengar Ceramah Doakan Dapat Hidayah
Ustadz Abdul Somad Sebut Ada Yang Sakit Hati dengar Ceramahnya, Yang Lapor Didoakan Dapat Hidayah
Penceramah Ustadz Abdul Somad Singgung Ada Yang Sakit Hati, Doakan Yang Laporkan Ceramahnya Dapat Pintu Hidayah
POS-KUPANG.COM - Ustadz Abdul Somad Sebut Ada Yang Sakit Hati dengar Ceramahnya, Yang Lapor Didoakan Dapat Hidayah.
Ya, Ustadz Abdul Somad berkesempatan menyampaikan tausiyah di Masjid Jami' Aur Kuning Bukittinggi Rabu (28/8/2019) malam.
Pada kesempatan itu, Ustadz Abdul Somad atau yang biasa disapa UAS ini menyampaikan tentang berbagi.
Di kesempatan yang sama, Ustadz Abdul Somad menyampaikan bahwa ada orang yang diam-diam mendengarkan ceramahnya.
Ia juga menyinggung mereka yang mendengar ceramahnya, kemudian dapat yang salah langsung lapor.
Oleh karena itu, Ustadz Abdul Somad mengajak jemaah untuk mendoakan agar mereka diberikan hidayah oleh Allah SWT.
• Ceramah Ustadz Abdul Somad Ungkap Betambah Lagi Musuh, Bantailah Situ, Apalagi Dipikirkan!
• Jawab Pertanyaan Jamaah, Ustaz Abdul Somad (UAS) Sebut Dirinya Bukan Ustaz Jadi-jadian
"Ustadz mendoakan siapa? Saya berdoa untuk mereka yang mulai mendengarkan ceramah saya tapi malu-malu kucing," kata Ustadz Abdul Somad.
"Didengarnya, kemudian dapat yang salah langsung lapor. Saya ceramah di dalam masjid. Bersama orang Islam yang bersyahadat, lalu didengarnya, sakit hati. Mudah-mudahan yang mendengar dibukakan Allah SWT pintu hidayah," kata Ustadz Abdul Somad.
UAS mengatakan, ini sebenarnya cara Allah SWT saja. Ini skenario Allah supaya dakwah itu sampai.
"Didengar ramai-ramai. Ternyata banyak orang yang mencari-cari kekeliruan, mencari-cari kesalahan tapi justru di situlah firman Allah 'Boleh jadi kau benci sesuatu, dibalik kebencian itu dibalik kemarahan itu ada hikmah-hikmah yang banyak'," tegas UAS.
Ustadz Abdul Somad menceritakan, dirinya pada satu waktu ditelepon seseorang yang meminta video pendek.
"Kalau tidak bisa video kata-kata singkat untuk bapak Kapolsek supaya laporan ditarik," kata Ustadz Somad.
UAS bertanya laporan apa? Orang yang menelepon mengatakan, ada orang mengejek-ejek Ustadz Somad, kemudian kami laporkan balik.
• Ustadz Abdul Somad Sebut Bertambah Lagi Musuh: Diam Mati, Becakap Pun Mati, Bagus Mati Becakap
• Ustadz Abdul Somad (UAS) Tegaskan Dirinya Bukan Ustadz Jadi-jadian: Mancing-mancing Saja!
"Sesudah kami laporkan balik, rupanya pelaku ingin bersyahadat. Kejadian itu di Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau," cerita Ustadz Abdul Somad.
"Begitulah kalau Allah ingin membukakan pintu hidayah. Ditanya, apakah kamu bersyahadat ini karena ditakut-takuti? Tidak," cerita UAS.
Karena diteror? Tidak. Karena takut, supaya laporan ditarik? Tidak.
Kenapa ingin bersyahadat? Karena Allah menyiramkan cahaya hidayah ke dalam hatinya. Ingin bersyahadat La ila ha illa Allah. Muhammad Rasulullah.
Pesan Jemaah
Ustadz Abdul Somad mendapat pesan dari jemaah saat ceramah di Masjid Aur Kuning Bukit Tinggi, baru-baru ini.
Pesan yang disampaikan menggunakan kertas karton itu dibacakan Ustadz Abdul Somad di depan jemaah.
"Almukarrom Ustadz Abdul Somad. Demi Allah, apapun yang terjadi pada diri ustadz kami siap membela Ustadz Abdul Somad," kata UAS membacakan pesan tersebut.
• TAK DISANGKA! Ustadz Abdul Somad Dijadikan Mas Kawin Pernikahan, Ini Jawabannya?
• Dosakah Berzina? Begini Penjelasan Ustadz Dr Khalid Basalamah dan Ustadz Abdul Somad
"Kami selalu mendoakan yang terbaik untuk Ustadz. Lidah itu sangat kecil dan ringan. Akan tetapi sangat tajam. Dan lidah itu bisa mengangkatmu ke derajat yang tinggi dan bisa menjatuhkanmu ke derajat yang rendah," lanjut UAS.
Menanggapi pesan itu, Ustadz Abdul Somad menegaskan dirinya tidak pernah khawatir dengan lidahnya.
"Ambo tak pernah khawatir dengan lidah ambo. Ambo tidak pernah mengejek orang. Ambo tidak pernah mencaci-maki orang," tegas UAS.
Ustadz Abdul Somad mengatakan, dirinya tak pernah mengejek-ejek pejabat.
"Sampai sekarang, ada saya mengejek-ejek pejabat di Indonesia? Partai-partai? Tak ada," kata UAS.
Ustadz Abdul Somad mengatakan, sangat sulit bagi orang mencari kesalahannya.
"Tidak dapat. Tapi kalau dicari-cari juga dapat. Kalau yang lama-lama dapatlah, yang dulu pengajian yang belum viral," kata Ustadz Abdul Somad.
UAS mengatakan, pesan yang disampaikan jemaah itu menurutnya bukan kritik.
Melainkan nasehat supaya dirinya menjaga lidah.
• Sebentar Lagi Sholat Tahajud,Ustadz Abdul Somad Ungkap Keutamaan,Niat,Tata Cara & Doa Sholat Tahajud
• Unggah Foto Ustadz Abdul Somad Saat Remaja Ustadz Yusuf Mansur Bilang Begini Singgung Masalah Negara
"Insya Allah ambo ndak takabbur. Bukan ambo nang menjago lidah, tapi doa jemaah mendoakan yang terbaik buat kita semua," katanya.
Bukan Ustadz Jadi-jadian
Ustadz Abdul Somad beberapa waktu terakhir kembali menyampaikan tausiyah di berbagai kesempatan.
Meski saat ini tengah menyelesaikan pendidikan doktoral di Sudan, Ustadz Abdul Somad masih memberi waktu untuk bisa menyampaikan tausiyah di tanah air.
Beberapa hari lalu, Ustadz Abdul Somad menyampaikan tausiyah di Masjid Al-Hidayah Menteng Indah, Medan.
Pada kesempatan itu, Ustadz Abdul Somad menyampaikan materi mengenai surat Al Hujurat ayat 10, 11 dan 12.
Tak hanya menyampaikan tausiyah, Ustadz Abdul Somad pada kesempatan itu juga mendapat pertanyaan dari jemaah pada sesi tanya jawab.
Satu di antara pertanyaan yang disampaikan jemaah, berkaitan dengan keinginan Ustadz Abdul Somad menjadi pemimpin di birokrasi.
"Diturunkan alQuran di bumi ini untuk memelihara semesta alam. Kenapa tak ada keinginan ustadz untuk menjadi pemimpin ummat di birokrasi," kata Ustadz Abdul Somad membacakan pertanyaan netizen.
"Mancing-mancing aja. Saya ni bukan ustadz jadi-jadian. Ni kukasi Tahu," kata Ustadz Abdul Somad.
Menjawab hal itu, Ustadz Abdul Somad memberikan penjelasan.
• BREAKING NEWS: Kebakaran di Oepoi Kupang Gegerkan Warga yang Belanja di Ramayana
• Panglima TNI Diskusi Tertutup dengan Panglima Tertinggi Timor Leste
Menurutnya, sejak dari kecil dirinya memang sudah dipesankan datuk-datuknya agar sekolah agama.
"Cucuku yang ini musti sekolah agama," kata UAS menirukan pernyataan sang datuk.
Ustadz Abdul Somad mengatakan, apa yang diminta datuknya itu berbeda untuk cucu yang lain.
"Yang lain mau sekolah dokter, mau jadi pengacara, mau jadi jaksa, mau jadi hakim, mau jadi polisi mau jadi tentara silakan. Makanya sepupu saya ada yang Polisi, ada yang tentara, ada yang jaksa, ada yang guru," jelasnya.
"Tapi saya memang dipesankan harus sekolah agama. Jadi, pilih yang lain-lain," kata UAS.
Menurut UAS, banyak lagi yang lebih mantap-mantap, lebih hebat-hebat.
• Fakta Baru, Aulia Kesuma Sempat Gunakan Jasa Paranormal Sebelum Habisi Suami dan Anak Tirinya
• TERJERAT Hutang Miliaran, Mamah Muda Aulia Kesuma Nekat Bunuh Suami & Anak Tiri, Jumlahnya Fantastis
"Saya sampai mati jadi ustadz aja. Kalau masih kuat berceramah, saya ceramah. Kalau tak lagi kuat, ngajar alif di atas a alif di bawah i alif di depan u," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Ustadz Abdul Somad (UAS) Ungkap Ada yang Dengar Ceramahnya Tapi Malu-malu Kucing,
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin