Dirut Bank NTT Serahkan Kunci Gedung SDN Oebenaf kepada Bupati TTU

Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Ishak Edward Rihy menyerahkan kunci gedung SDN Oebenaf kepada Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt. Acara penyer

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI/Dirut
Bank NTT, Ishak Edward Rihy menyerahkan kunci gedung SDN Oebenaf kepada Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes di Desa Maurisu Tengah, Senin (26/8/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Ishak Edward Rihy menyerahkan kunci gedung SDN Oebenaf kepada Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt. Acara penyerahan kunci gedung itu dilaksanakan di SDN Oebenaf, Desa Maurisu Tengah, Kecamatan Bikomi Selatan pada, Senin (26/8/2019).

Dirut Bank NTT, Ishak Edward Rihy mengungkapkan, pembangunan gedung SDN Oebenaf merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank NTT yang meliputi berbagai sektor dan salah satunya adalah sektor pendidikan.

"Jadi kami melihat bahwa kolaborasi antara Bank NTT dengan pemerintah daerah Kabupaten TTU sangat strategis untuk membangun pendidikan di wilayah ini," ujarnya.

123 Kuda Ramaikan Pacuan Kuda Kapolda NTT Cup di Gelanggang Lifubatu, Lihat Aksinya

30 Anggota DPRD TTU Dapat Pin Emas

Diungkapkannya, beberapa hal yang belum dapat ditangani oleh pemerintah daerah, maka pihaknya bersedia untuk menangani khusus di bidang pendidikan. Hal itu karena masalah pendidikan di NTT hari ini adalah minimnya infrastruktur serana pendidikan.

Oleh karena itu, jelas Ishak, pihaknya telah mengalokasikan sejumlah anggaran yang digunakan untuk pembangunan gedung SDN Oebenaf yang didalamnya terdapat tiga ruangan kelas, karena sekolah tersebut layak untuk dilakukan revitalisasi.

"Sehingga bisa menjadi tempat yang layak bagi anak-anak kita, mereka mendapatkan pendidikan yang layak, karena pendidikan itu merupakan investasi masa depan daerah ini," ujarnya.

Dengan adanya CSR tersebut, ungkap Ishak, dirinya berharap agar selurih anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak, sehingga tidak menganggu aktivitas belajar mengajar di dalam kelas.

"Sebenarnya bukan hanya itu, kami juga berencana akan membangun perpustakaan, sehingga nanti bisa ditempatkan disana," ujarnya.

Ishak mengatakan, diirnya sudah mendapat informasi dari bupati bahwa masih ada sekitar sembilan sekolah di Kabupaten TTU yang nantinya perlu dilakukan revitalisasi.

"Kami sudah minta satu atau dua sekolah untuk tahun depan kita lakukan perbaikan-perbaikan serana pendidikan," ujarnya.

Terkait dengan CSR tersebut, tambah Ishak, pihaknya sudah memberikan protofolio kepada masing-masing pemerintah daerah sehingga dana tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan daerah tersebut. (mm)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved