Terkait Pemindahan Ibu Kota Negara,Gubernur NTT Viktor: Pasti Kita Dukung

Terkait pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Provinsi Kaltim, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, mengatakan sangat men

Terkait Pemindahan Ibu Kota Negara,Gubernur NTT Viktor: Pasti Kita Dukung
KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, saat diwawancarai sejumlah wartawan di Hotel Sasando Kupang, Jumat (5/4/2019) 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Terkait pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Provinsi Kaltim, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, mengatakan sangat mendukung.
Pemindahan ibu kota negara kata dia, banyak juga dilakukan di negara lain.

"Pasti kita dukung. Jakarta menjadi kota bisnis, kita akan pindahkan ibu kota pemerintahan. Banyak negara yang melakukan itukan. Dan itu baik," kata Viktor saat ditemui di Terminal Bandara Komodo Labuan Bajo, Senin (26/8/2019) sore.

Lembaga Adat Desa Toineke dan Tuafanu Jalin MoU PT Tamaris Terkait Lahan Tambak Garam, Ini Tujuannya

Terkait jarak dan waktu yang dibutuhkan dari NTT ke ibu kota yang baru itu, Viktor mengatakan tidak ada masalah.

Menurutnya jarak dari NTT ke Kaltim lebih dekat dibandingkan ke Jakarta. Namun kata dia untuk persoalan jarak yang berkaitan dengan biaya perjalanan, bukan menjadi persoalan.

"Selama itu urusan negara tidak ada masalah. Kan pasti ada pembiayaan untuk itu. Kalau kita ke Kaltim paling dua jam lebih. Ke Jakartakan tiga jam," kata Viktor.

5 Keuntungan Kaltim

Beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi telah mengungumkan akan memindahkan ibu kota negara.

Dan Presiden Jokowi telah resmi memberi tahu masyarakat jika ibu kota negara akan dipindahkan ke Kalimantan Timur.

Dikutip dari Kompas TV Live pada Senin (26/8/2019), Jokowi mengungkapkan dana yang dibutuhkan untuk membangun ibu kota baru tersebut.

Yaitu akan membutuhkan dana sebesar Rp 466 triliun.
"Kemudian juga ada yang bertanya mengenai pendanaan, perlu kami sampaikan bahwa total kebutuhan, untuk ibu kota baru adalah kurang lebih Rp 466 triliun," ujar Jokowi di Istana Negara, Senin (26/8/2019).

Halaman
1234
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved