Kelurahan Bonipoi Raih Juara Lomba Masak dan Menari

Tim PKK Kelurahan Bonipoi meraih juara dalam berbagai lomba di tingkat kecamatan dan tingkat Kota Kupang.

Kelurahan Bonipoi Raih Juara Lomba Masak dan Menari
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Tim Penggerak PKK Kelurahan Bonipoi ikut lomba menu B2SA di Kantor Camat Kota Lama, Rabu (21/8/2019). 

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Tim PKK Kelurahan Bonipoi meraih juara dalam berbagai lomba di tingkat kecamatan dan tingkat Kota Kupang.

Belum lama ini, Tim Penggerak PKK Kelurahan Bonipoi meraih juara harapan III Lomba Cipta Menu berbahan dasar Ikan tingkat Kota Kupang yang digelar Dinas Perikanan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Kupang.

Lomba ini diikuti oleh Tim Penggerak PKK dan dari Bonipoi diwakili oleh anggota Sundari Cahyani dan Dede R Nuhun.

Tim Penggerak PKK Kelurahan Bonipoi Belajar Bisnis, Buka Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga

"Pada lomba kemarin tim kami menciptakan menu kudapan untuk anak-anak, keluarga dan kreasi olahan ikan yaitu menu ikan tenggiri gulung saos woku, omlet ikan dan bola-bola tahu," kata Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Bonipoi, Ny Aida Ramadayani, kepada POS-KUPANG. COM, Kamis (22/8/2019).

Selanjutnya, kata Ny Aida baru kemarin Tim Penggerak PKK Kelurahan Bonipoi mengikuti Lomba menu Bergizi Berimbang Sehat dan Aman, di tingkat kecamatan Kota Lama.

Bonipoi meraih juara II, dengan melombakan menu makan siang, yaitu nasi jagung dan kacang hijau, lauknya omlet Ikan, susshy tempe dan kelor, serta sayur dari kacang nasi, kelor dan wortel. Lomba ini diikuti dirinya dan Sundari Cahyani.

Siswa Antusias Ikut Kelas Inspirasi Menganyam di Wolomeze Ngada

"Sebelum-sebelumnya Bonipoi belum pernah meraih juara hanya mengikuti pelatihan pelatihan saja. Ini suatu prestasi yang membanggakan bagi anggota sendiri dan juga masyarakat untuk mendorong anggota bisa terus berkembang," tuturnya.

Bonipoi juga, kata Aida, Bonipoi terpilih menjadi peserta terbaik dari 51 kelurahan saat pelatihan LP3PKK.

Lurah Bonipoi, Warisno Daeng Matutu, mengatakan selain perlombaan yang diikuti oleh Tim Penggerak PKK Kelurahan Bonipoi, dari Kelurahan Bonipoi yang melibatkan warga mengikuti lomba menari Tebe. Lomba ini digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Kupang dengan tujuan untuk melestarikan budaya NTT lewat tari adat. "Kelurahan Bonipoi meraih juara favorit," ujarnya.

Hadirnya Warisno di Kelurahan Bonipoi membawa perubahan-perubahan tersendiri. Namun dirinya yang dipercayakan sebagai lurah hanya melanjutkan amanah yang diberikan Wali Kota.

Pada prisipnya apa yang menjadi kebutuhan warga menjadi tugasnya. "Terkait dengan penghargaan dan juara itu bagian dari kehormatan tak hanya lurah, tapi juga warga. Atas prestasi yang didapat adalah bonus bai warga. Bahwa kita tidak berpikir mengikuti sesuatu untuk menang dan mendapat hadiah. Kita hanya ingin berpartisipasi, ingin Bonipoi ada nama di tingkat kota. Sehingga bonipoi lebih dikenal," terangnya.

Selain PKK, kata Warisno program kebersihan mulai diaktifkan kembali dan pendataan KK miskin yang belum dicover oleh bantuan pemerintah untuk bisa diakomidir.

"Tidak ada ambisi lebih, intinya kebutuhan dasar terlayani. KAlau ada juara itu bonus prestasi dari warga sendiri. Prinsipnya dari oleh dan untuk. Saya juga sedikit banyak silaturahmi, rembuk warga turun langsung dari warga ke warga untuk mencari tahu keluhan para warga," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved